Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa keberadaan ‘tentara boleh tidak ada, tapi polisi harus ada’, yang dimuat salah satu media online lokal di Riau, mengkibatkan penilaian yang liar bagi kalangan masyarakat saat ini.
Menanggapi itu, Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang, MH menegaskan bahwa adanya pemberitaan media tersebut yang mencuat ditengah masyarakat adalah salah satu bentuk pemberitaan hoax dan tidak dapat dipertanggunjawabkan.
"Oleh karena itu, saya menegaskan kepada masyarakat, untuk tidak langsung mempercayai begitu saja pemberitaan media yang belum jelas informasinya. Apalagi sampai langsung memberikan komentar yang tidak baik, sehingga seolah-olah pemberitaan media tersebut dianggap pembenaran," ujar Kapolda Riau pada awak media dalam klarifikasinya soal pemberitaan hoax tersebut di Pekanbaru, Minggu (22/10/2017) malam.
Kapolda Riau juga menyebutkan adanya pemberitaan yang menyudutkan pihak lain atas statement yang dikutip media secara sepenggal dan mempolitisir ucapan tersebut menjadi sebuah berita yang menyudutkan pihak lain adalah perbuatan yang tidak baik.
Baca Juga:
Apalagi menurutnya, selama ini jalinan komunikasi dan antar lintas di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Riau, dinilai cukup terjalin dengan baik. Begitu juga dengan sinergitas dengan pemerintah daerah, mulai dari aparatur daerah hingga kabupaten kota di Riau.
"Oleh karena itu, ia berharap masyarakat jangan mudah menerima informasi yang belum jelas narasumbernya, tapi malah ditanggapi masyarakat secara intens dan mengakibatkan hasil berita hoax tersebut menjadi pembenaran.
Baca Juga:
Hal senada juga disampaikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, MM kepada awak media, bahwa adanya pemberitaan media online yang menyudutkan statement Kapolda Riau tersebut di acara ramah tamah yang digelar pada Kamis malam (19/10/2017) lalu, dinilai telah menyampaikan informasi yang tidak benar alias hoax.
"Pak Kapolda Riau tidak ada memberikan pernyataan tentant statemen yang menyudutkan pihak lain tersebut. Sebab Kapolda Riau hanya memberikan keterangan pencerahan tentang kegiatan Kambtimas yangs selama ini dilakukan pihaknya," tegas Guntur. (ars)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan