Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
RENGAT, kabarmelayu.com - Entah apa yang terbesit di pikiran Ramlan (25), buruh muat kelapa sawit ini tega menghabisi nyawa istrinya, Heni Susanti (27) dengan sebilah belati. Usai membunuh, Ramlan kemudian menyerahkan diri.
Dari sejumlah saksi mata, usai melakukan aksinya, Ramlan langsung menyerahkan diri ke rumah Sekdes Redangseko dan minta diserahkan ke Polsek Lirik, sedangkan jasad Heni dilarikan ke Puskesmas Lirik .
Tim Polres Inhu yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Febriandy SH,SiK bersama sejumlah anggota langsung terjun ke TKP untuk melakukan olah TKP dan keterangan sejumlah saksi mata.
Baca Juga:
Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari, SH,MH dikonfirmasi Selasa (2/1) membenarkan jika tersangka sudah diamankan di Mapolres Inhu untuk penyidikan lebih lanjut.
"Saat ini sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya bersama dengan sejumlah barang bukti, dan kasus ini masih terus dilakukan penyidikan dan pengembangan perkara, apa yang menjadi penyebab pembunuhan ini masih terus diselidiki penyidik Polres Inhu," ujar Kapolres AKBP Arif Bastari SH,MH.
Baca Juga:
Camat Lirik, Suhadi dikonfirmasi awak media ini (2/1) mengatakan, pada Minggu (31/12) itu, Heni Susanti baru pulang dari Desa Mekarsari mengendarai motor Revo, sesampainya di Redangseko Heni distop oleh Ramlan. seketika terjadi pertengkaran. Ramlan yang kesehariannya bekerja sebagai buruh muat kelapa sawit itu pulang ke rumahnya, yang ternyata mengambil pisau dapur.
Ramlan kembali ke lokasi tempat mereka bertengkar barusan, ternyata Heni tidak lagi ada di lokasi semula, sehingga Ramlan melakukan pencarian ke sejumlah tempat sampai ketemu. Tanpa diduga Ramlan langsung menusukkan pisaunya ke ulu hati Heni persis di bagian dada, tubuh perempuan itu pun berlumuran darah.
Diduga Nikah Siri
Oleh warga Desa Redangseko Kecamatan Lirik kabupaten Inhu, pernikahan pasangan Ramlan dan Heni diselimuti misteri. Pasalnya, walau mengaku sudah resmi menikah, namun keduanya tidak hidup seatap, mereka tinggal di rumah orang tua masing masing.
Sebelumnya, Heni Susanti adalah istri dari Zeb warga perantau asal Nias (Sumut), dan selama menjadi istri Zeb, pasangan ini dikaruniai 2 orang anak yang berumur 4 dan 2 tahun.
Heni berpisah dari Zeb karena Zeb pulang ke Nias, Zeb meninggalkan Heni bersama kedua anaknya di Desa Redangseko.
Sedangkan Ramlan juga sudah pernah beristri dengan warga Desa Seko Lubuktigo, tidak diketahui persis apakah Ramlan dengan istrinya itu sudah mempunyai anak atau belum, yang jelas istri Ramlan pulang ke rumah orang tuanya di Seko Lubuktigo, Lirik, Inhu.
Camat Lirik, Suhadi dikonfirmasi awak media ini (2/1) mengatakan, antara Heni Susanti dengan Ramlan memang terdapat sedikit perselisihan usia yaitu Ramlan sedikit lebih muda dari pada Heni, meski tidak begitu signifikan.
Menurut Camat Suhadi, dari hasil keterangan yang diperolehnya di Redangseko, pasangan Ramlan dengan Heni diduga masih sebatas pasangan hasil nikah siri, sebab Heni Susanti sendiri belum diketahui apakah dengan suaminya terdahulu sudah bercerai atau belum sesuai aturannya.
Begitu juga dengan pasangan Ramlan Hasibuan dengan istrinya yang saat ini pulang ke rumah orang tuanya di Desa Seko Lubuktigo, apakah pasangan mereka sudah syah bercerai atau belum, sehingga kuat dugaan pasangan antara Ramlan dengan Heni Susanti masih kabur dan diragukan keabsahan pernikahan mereka, karena keduanya masih memilih tinggal di rumah orang tua masing masing.
Ditambahkan Camat Suhadi sebagaimana laporan dari aparat desanya menyebutkan, kehidupan pasangan Ramlan dan Heni kerap terjadi pertengkaran, namun tidak diketahui apa yang menjadi pokok pertengkaran keduanya. (zap)
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan