Minggu, 02 Agustus 2026 WIB

IRT di Pekanbaru Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya

Harijal - Selasa, 04 Oktober 2016 02:50 WIB
IRT di Pekanbaru Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya
riaueditor.com
Jasad korban saat ditemukan tewas dirumahnya diduga karena sakit.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Jalan Flamboyan 3 RT 03 RW 10, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Senin (03/10/2016) siang sekitar pukul 14.45 WIB.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab meninggalnya perempuan berumur 46 tahun tersebut. Dugaan sementara korban tewas akibat sakit yang di deritanya.

Kapolsek Tampan AKP Rezi Dharmawan Sik mengatakan, perempuan itu bernama Sulastri. Tetangga korban telah beberapa hari tidak melihat Sulastri keluar rumah, terakhir ia terlihat pada Sabtu (30/9/2016) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga:

Mereka curiga terjadi sesuatu karena mencium bau busuk dari rumah milik Sulastri. "Pintu rumah terkunci dan diketuk tidak ada yang menjawab," ujar Kapolsek.

Karena penasaran, Irfan, menantu korban kemudian mendobrak pintu rumah. Kecurigaan itu beralasan, Sulastri tergeletak tak bernyawa dan tubuhnya membusuk.

Baca Juga:

"Tidak ada orang lain di rumah tersebut," kata Rezi Dharmawan.

Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Sulastri. Diduga korban tewas di sebabkan oleh pembengkakan jantung, karena korban baru keluar sekitar bulan Agustus dari RSUD Arifin Ahmad.

"Ditubuh korban juga tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan fisik," tutup Kapolsek Tampan AKP Rezi Dharmawan Sik. (rec)

IRT di Pekanbaru Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Jalan Flamboyan 3 RT 03 RW 10, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Senin (03/10/2016) siang sekitar pukul 14.45 WIB.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab meninggalnya perempuan berumur 46 tahun tersebut. Dugaan sementara korban tewas akibat sakit yang di deritanya.

Kapolsek Tampan AKP Rezi Dharmawan Sik mengatakan, perempuan itu bernama Sulastri. Tetangga korban telah beberapa hari tidak melihat Sulastri keluar rumah, terakhir ia terlihat pada Sabtu (30/9/2016) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Mereka curiga terjadi sesuatu karena mencium bau busuk dari rumah milik Sulastri. "Pintu rumah terkunci dan diketuk tidak ada yang menjawab," ujar Kapolsek.

Karena penasaran, Irfan, menantu korban kemudian mendobrak pintu rumah. Kecurigaan itu beralasan, Sulastri tergeletak tak bernyawa dan tubuhnya membusuk.

"Tidak ada orang lain di rumah tersebut," kata Rezi Dharmawan.

Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Sulastri. Diduga korban tewas di sebabkan oleh pembengkakan jantung, karena korban baru keluar sekitar bulan Agustus dari RSUD Arifin Ahmad.

"Ditubuh korban juga tidak ditemui adanya tanda-tanda kekerasan fisik," tutup Kapolsek Tampan AKP Rezi Dharmawan Sik. (rec)

SHARE:
beritaTerkait
Kepengurusan KONI Kota Pekanbaru Resmi Dilantik, Tancap Gas PORKOT
DPC PDIP Rohil Gelar Turnamen Mini Soccer Piala Muhar Riza
Paradoks Perdamaian Hotman Paris–PWI: Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit
Stop Kriminalisasi, KNARA Tuntut Kasus Mantan Kades Sungai Raya Diselesaikan dengan Jalur Reforma Agraria
Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko
Parade Musik dan Bazar UMKM  Sempena HUT Bengkalis Ke-514, Wabup: Wadah Kreativitas dan Penggerak Ekonomi
komentar
beritaTerbaru