Rabu, 19 Agustus 2026 WIB

Seragamnya Dianggap Mirip TNI, Ini Jawaban Partai Nasdem

Harijal - Selasa, 18 Juli 2017 20:50 WIB
Seragamnya Dianggap Mirip TNI, Ini Jawaban Partai Nasdem
Antara/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (tengah) disaksikan Gubernur Akademi Bela Negara IGK Manila saat Peresmian Akademi Bela Negara di Jakarta, Minggu (16/7).

JAKARTA - Seragam Akademi Bela Negara (ABN) Partai Nasdem menuai kritik dari dari masyarakat. Banyak yang berpendapat seragam yang dikenakan sayap partai itu mirip seragam TNI. Tidak hanya warna seragamnya tapi juga atribut-atribut yang dikenakan. 

Namun Ketua Fraksi Nasdem, Syarif Abdullah Alkadrie enggan ambil pusing kritikan tersebut. Karena bagi dirinya banyak hal positifnya dari seragam tersebut.

"Itu juga tidak menggunakan anggaran negara. Banyak juga yang menyerupai-menyerupai tuh, kalau serupa apa salahnya nanti kalau ada masyarakat pake baju biru, kok masyarakat menyerupai Nasdem," ujar anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (18/7).

Baca Juga:

Menurut Syarif, justru, seharusnya masyarakat menyadari hal-hal  positif itu sebaiknya jangan dicari yang negatifnya. Apalagi sekarang ini, kata Syarif, bangsa Indonesia sedang menghadapi degradasi terhadap nilai-nilai kebangsaan ini. Karena itu, sekarang ini setiap komponen bangsa agar kembali ke jati dirinya.

"Tapi sekarang sudah mulai tergerus, jadi setiap komponen apapun yang bertujuan untuk menguatkan kembali terhadap pemahanan ideologi bangsa itu saya kita semuanya harus disupport, termasuk ABN," tambahnya.

Baca Juga:

Maka dari itu, Syarif berharap, tidak hanya Nasdem tapi semua komponen, untuk bisa melakukan pelatihan-pelatihan yang wawasan kebangsaan. Mengingat nilai-nilai luhur bangsa ini sudah mulai ditinggalkan atau diabaikan oleh generasi penerus.

"Contoh kecil saja, dulu saya masih kecil, ketika bendara dinaikkan kita berdiri menghormati sang saka Merah Putih, sekarang itu sudah hilang," keluh Syarif.

Sehingga hal inilah yang membuat Nasdem merasa bertanggungjawab, terus dibentuklah ABN dengan seragamnya. Syarif menjelaskan, bagi Nasdem seragam itu tidak ada masalah.

Dia mengaku masyarakat beranggapan seolah-olah ini ada kegiatan militerisme dan lain sebagainya. Asalkan bukan kata pemikirannya tapi ada disiplinnya yang patut ditiru. "Kalau mengambil yang baik-baiknya saja saya kira tidak masalah sikapnya ksatria, saya kira itu perlu," tuturnya.

Selanjutnya, menurut Syarif dengan seragam itu mereka juga menjadi termotivasi. Karena anggota ABN merasa pakaiannya rapi, sikap yang tegas, kemudian timbul percaya diri, itu yang diharapkan Nasdem.(ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Terima Kunjungan Silaturahmi 76 Paskibraka 2026
Bupati Inhil Terima Penghargaan Terbaik II IRH dari Kanwil Kemenkum Riau
Pemko Pekanbaru Upayakan Hibah Aset Eks Caltex Rumbai
Pacu Jalur Tepian Narosa 2026 Resmi Digelar
857 Personel Gabungan Amankan Festival Pacu Jalur 2026
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Manfaatkan Teknologi Untuk Mengenal dan Melestarikan Budaya Melayu
komentar
beritaTerbaru