Minggu, 14 Juni 2026 WIB

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat Akibat Serangan Jantung, Sempat Hadiri Peluncuran SWSI

Redaksi - Sabtu, 18 April 2026 11:45 WIB
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat Akibat Serangan Jantung, Sempat Hadiri Peluncuran SWSI
Almarhum Zulmansyah Sekedang.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Almarhum wafat akibat serangan jantung.

Kabar duka itu disampaikan oleh pengurus WI Pusat, Novrizon Burman di WA grup PWI Riau, dini hari tadi. Bahwa almarhum Zulmansyah Sekedang meninggal dunia akibat serangan jantung.

Sebelumnya, almarhum sempat mendapat perawatan di RS Budi Kemuliaan, Jakarta. Namun tuhan berkehendak lain, orang yang memiliki dedikasi tinggi bagi kemajuan dunia pers Indonesia itu lebih dahulu menghadap-Nya.

Baca Juga:

Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, almarhum sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam di Kampus LSPR, Jakarta.

Setelah kegiatan tersebut, Zulmansyah bersama sejumlah pengurus PWI lainnya makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Sekitar pukul 21.00 WIB, ia tiba-tiba mengalami anfal dengan keluhan sesak dada hebat, lemas, hingga muntah-muntah. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Diagnosis dokter, almarhum mengalami serangan jantung, sejalan dengan riwayat yang dimilikinya.

Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk penanganan lanjutan. Namun di tengah upaya medis tersebut, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.

Kepergian Zulmansyah Sekedang merupakan kehilangan besar bagi PWI dan komunitas pers nasional. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, riang, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan organisasi.

Dalam perjalanan organisasi, almarhum dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting dalam mengakhiri dualisme kepengurusan PWI Pusat melalui Kongres Persatuan.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian sahabatnya itu.

"Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang," ujarnya.

Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia memohon doa terbaik dari seluruh pengurus dan anggota, insan pers, serta masyarakat luas untuk almarhum.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DLHK Inhil Jangan Tunggu Aduan, 40 Dapur MBG Harus Diawasi Ketat
Tolak Titipan, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027
Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
Pergantian Pimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi
PWI dan IPB Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia
Idul Adha 1447 H, PWI Riau Sembelih 6 Sapi dan 1 Kambing
komentar
beritaTerbaru