Jumat, 05 Juni 2026 WIB
Dialog Interaktif Polda Riau

"Bagaimana Efektifnya Larangan Pengguna Roda Dua Melintas di Fly Over"

Harijal - Rabu, 14 September 2016 11:19 WIB
"Bagaimana Efektifnya Larangan Pengguna Roda Dua Melintas di Fly Over"
dzs/rec
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo dan Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiyawan, MIk dan perwakilan dari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas M Yevizal.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Polda Riau, Rabu (14/9/2016) pagi, melaksanakan MoU dengan RRI dalam bentuk dialog interaktif yang dilaksanakan setiap hari Rabu di Stasiun RRI Pro 2 Pekanbaru.

Dalam dialog interaktif mengambil materi "Bagaimana Efektifnya Larangan Pengguna Roda dua untuk melintas di Fly Over Pekanbaru".

Dari pihak Kepolisian dihadiri oleh Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo dan Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiyawan MIk dan perwakilan dari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas M Yevizal.

Baca Juga:

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru mengungkapkan "Data kecelakaan yang terjadi tahun 2016 di Fly Over yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia. Jadi larangan pengendara roda dua agar tidak ada korban berikutnya," Ungkap Kompol Budi Setiyawan, MIK.

Menurutnya, kondisi pengguna jalan di Pekanbaru semakin banyak, menyebabkan laka lantas meningkat. Kondisi jalan yang lebarnya hanya 6 meter bila bercampur dengan kendaraan roda dua akan mengakibatkan resiko kecelakaan.

Baca Juga:

Persentase 80 persen pengguna kendaraan dominasi roda dua di Pekanbaru. Ada rencana merubah lajur roda dua tidak melalui fly over. Dikarenakan kondisi Fly over yang sempit yang dapat mengakibatkan kecelakaan.

Rekayasa dimulai awal september Forum LLAJ Di Provinsi Riau diantaranya Pemprov Riau, Ditlantas Polda Riau, Dishub dan Jasa Raharja. Saat ini baru tahap sosialisasi, dalam waktu dekat akan dibentuk team yang di SK Gubernur, yang selanjutnya akan dilaksanakan tahap pelaksanaan larangan melewati Fly Over.

Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Pekanbaru menerangkan, reaksi beragam masih ada yang tidak setuju dan pro kontra dari masyarakat.

"Ini masalah keselamatan, nantinya mengenai kelengkapan rambu lalu lintas serta marka jalan. Sekarang itu marka jalan putus putus akan kita buat lurus. Serta pembatas jalan dan di ujung jalan kita pasang cermin untuk melihat lawan yang dari arah bawah fly over," terang M Yevizal. (dzs/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Dukung Swasembada Pangan, Personil KSKP Polres Inhil Beri Penyuluhan ke Peternak
Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
Wako Agung Nugroho Launching Logo HUT Pekanbaru Ke-242, Ini Maknanya
Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel
Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria
Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ
komentar
beritaTerbaru