Dispusip Siak Usulkan 'Syair Raja Siak' Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
Dispusip Siak Usulkan &039Syair Raja Siak&039 Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
Pemerintahan
JAKARTA - Tim peneliti mengklaim telah menemukan gen misterius dalam kode genetik virus corona SARS-CoV-2. Gen yang baru diidentifikasi itu disebut ORF3d.
Gen ORF3d diketahui merupakan gen yang tumpang tindih, sejenis 'gen di dalam gen' yang secara efektif tersembunyi dalam untaian nukleotida. Gen itu tumpang tindih dengan urutan kode dari gen lain.
Melansir Science Alert, gen yang tumpang tindih sulit diidentifikasi dalam sekuens genetik. Sebab, sistem pemindaian genom sering melewatkannya saat menjalankan rangkaian kode genetik.
Baca Juga:
"Dalam hal ukuran genom, SARS-CoV-2 dan kerabatnya termasuk di antara virus RNA terpanjang yang ada. Dengan demikian mereka mungkin lebih rentan terhadap 'tipu muslihat genom' daripada virus RNA lainnya," ujar ahli bioinformatika Museum Sejarah Alam Amerika, Chase Nelson.
Nelson menuturkan virus sebenarnya cukup rentan menjadi tempat bagi gen yang tumpang tindih. Sehingga, ORF3d dinilai bukan penemuan yang mengejutkan. Namun, pengabaian adanya gen yang tumpang tindih berpotensi membuat diabaikannya aspek penting biologi virus.
Baca Juga:
"Gen yang tumpang tindih mungkin menjadi salah satu cara di mana virus corona telah berevolusi untuk mereplikasi secara efisien, menggagalkan kekebalan tubuh, atau menularkan dirinya sendiri," ujarnya.
Melansir Museum Sejarah Alam Amerika, tim peneliti mengidentifikasi ORF3d, gen baru yang tumpang tindih dalam SARS-CoV-2 yang berpotensi menyandikan protein yang lebih lama dari yang diharapkan secara kebetulan saja.
Mereka menemukan bahwa gen ini juga ada dalam virus corona trenggiling yang ditemukan sebelumnya, mungkin mencerminkan kehilangan atau perolehan berulang dari gen ini selama evolusi SARS-CoV-2 dan virus terkait.
Selain itu, ORF3d telah diidentifikasi secara independen dan terbukti menimbulkan respons antibodi yang kuat pada pasien Covid-19, yang menunjukkan bahwa protein gen baru diproduksi selama infeksi pada manusia.
"Kami belum mengetahui fungsinya atau apakah ada signifikansi klinis. Tapi kami memperkirakan gen ini relatif tidak mungkin dideteksi oleh respons sel-T, berbeda dengan respons antibodi. Dan mungkin itu ada hubungannya dengan bagaimana gen itu bisa muncul," ujar Nelson.
Gen yang tumpang tindih disebut sulit dikenali dan sebagian besar program komputer ilmiah tidak dirancang untuk menemukannya. Namun, mereka umum ditemukan pada virus.
(CNNIndonesia.com)
Dispusip Siak Usulkan &039Syair Raja Siak&039 Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
Pemerintahan
Berperan Sukseskan Tim Ekspedisi Merah Putih, Kapolsek Teluk Meranti dan Masyarakat Dapat Piagam Penghargaan pada Momen HUT RI
Pemerintahan
Satreskrim Polres Pelalawan Ungkap Kasus Galian C Ilegal di Kerumutan
Hukrim
HUT RI ke81, Ditbinmas dan Bid Humas Polda Riau Bersama Jurnalis Satukan Semangat Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PELALAWAN Pihak kepolisian didesak untuk mengusut tuntas peristiwa kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan Riau II, H. Mafirion, meminta PT Agrinas Palma Nusantara (Persero)
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Hayfalah Boarding School berlangsung
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan B
Pemerintahan
kabarmelayu.com, BENGKALIS Rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar malam resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke
Pemerintahan