857 Personel Gabungan Amankan Festival Pacu Jalur 2026
kabarmelayu.com,KUANSING Sebanyak 857 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Festival Pacu Jalur, perhelatan budaya masyarakat K
Pemerintahan
KAIRO - Sejumlah peneliti di Jerman yang mempublikasikan di Nature Communications percaya bahwa mereka telah melakukan penelitian genetik menyeluruh pertama tentang mumi Mesir untuk menghindari kontaminasi.
Hasil mereka menunjukkan bahwa orang Mesir modern tidak memiliki banyak kesamaan, secara genetis dengan mereka yang dimakamkan di Tanah Air mereka.
Arkeolog melihat 151 mayat mumi dari semua lapisan masyarakat, mulai dari pemakaman petinggi yang mewah hingga yang sederhana, semuanya ditemukan di situs arkeologi Abusir el-Maleq.
Baca Juga:
Secara khusus, para peneliti memusatkan perhatian pada DNA mitokondrian mumi ini. DNA kita biasanya berbicara tentang kehidupan di nukleus masing-masing sel kita dan itu berasal dari masing-masing orangtua.
DNA mitokondria hidup di mitokondria sering disebut pembangkit tenaga sel, dan kita hanya mendapatkannya dari ibu. Meskipun tak bisa menceritakan keseluruhan kisah genetik Anda, DNA mitokondria sangat bagus untuk menunjukkan perubahan genetik dari waktu ke waktu.
Baca Juga:
Dalam kasus ini, mereka bisa mendapatkan pembacaan yang jelas tentang DNA mitokondria dari 90 mumi, sementara hanya 3 mumi yang menghasilkan urutan DNA nuklik yang andal.
Menurut temuan mereka, demografi Mesir tak banyak berubah selam rentang waktu di mana berbagai mumi hidup antara tahun 1400 Sebelum Masehi (SM) hingga 400 Masehi.
"Tidak ada perubahan yang terdeteksi selama 1.800 tahun sejarah Mesir. Perubahan besar terjadi antara saat itu dan sekarang," kata penulis utama studi Johannes Krause dari Institut Max Planck untuk Ilmu Sejarah Manusia di Jerman kepada Reuters yang dikutip dari Pop Science, Selasa (27/6/2017).
Saat itu, tampaknya mumi orang-orang Mesir sangat dekat hubungannya dengan orang-orang dari Levent, wilayah Mediterania Timur termasuk Turki modern, Israel, dan Palestina. Saat ini, orang Mesir memiliki lebih banyak DNA sub-Sahara Afrika. Sekira 8% lebih banyak keturunan mereka berasal dari wilayah ini.
kabarmelayu.com,KUANSING Sebanyak 857 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Festival Pacu Jalur, perhelatan budaya masyarakat K
Pemerintahan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Manfaatkan Teknologi Untuk Mengenal dan Melestarikan Budaya Melayu
Article
kabarmelayu.com,PEKANBARU Penyakit tidak menular (PTM) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatia
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Riau belum juga menemuk
Parlemen
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 011 Desa Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, menggelar kegiatan kemeriahan HU
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang K
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Hendry Munief, mendorong agar Rancangan
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau akan menggelar rapat koordinasi (rakor) bers
Pemerintahan
Wakapolda Riau Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengabdian para anggota dewasa Gerakan Pramuka di Provinsi Riau mendapat penghormatan pada peringatan Hari Pra
Pendidikan