Selasa, 01 September 2026 WIB

Makam Ulama Besar Syech Burhanuddin di Kuntu Kampar Kiri, Objek Wisata Religius

Harijal - Rabu, 21 Juni 2023 22:30 WIB
Makam Ulama Besar Syech Burhanuddin di Kuntu Kampar Kiri, Objek Wisata Religius
RE/Har

KUNTU - Makam Syech Burhanuddin yang terletak di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, merupakan salah satu situs cagar budaya dan menjadi objek wisata religius oleh Pemerintah Kabupaten Kampar. Makam Syech Burhanuddin kini ramai dikunjungi peziarah dari dalam dan luar negeri.

Almarhum Syekh Burhanuddin adalah salah satu Ulama Besar yang menyebarkan Agama Islam di pesisir timur pulau Sumatera, juga merupakan tuan guru dari tarekat Naqsyabandiyah.

Syekh Burhanuddin lahir di Mekkah pada tahun 1111 M atau 530 H dan Wafat di Kuntu pada 1191 M atau 610 H. Beliau menyebarkan agama Islam di Batu Hampar, Sumatera Barat pada 1141-1151 M.

Baca Juga:

Pada 1151-1156 ia tinggal di Kumpulan Bonjol, Sumatera Barat kemudian berpindah lagi ke Padang Pariaman pada rentang waktu 1156-1171.

Baca Juga:

Kemudian Syech Burhanuddin menetap dan menyiarkan Islam di Kuntu, Riau, selama 20 tahun hingga wafat pada tahun 1191 dan dimakamkan di tepian sungai Sebayang, Desa Kuntu. 

Setiap tahun, tepatnya 6 hari setelah Hari Raya Idul Fitri Makam ini banyak diziarahi oleh jama'ah Naqsyabandiyah dari luar daerah.

Makam tuan guru Tarekat Naqsabandiyah itu ditandai dengan batang kayu sungkai yang kini telah menjadi batu fosil.

Sedangkan pada sisi timur bangunan cungkup terdapat sebuah makam yang diyakini masyarakat sebagai makam istri Tuan Syekh Burhanuddin.

Salah seorang kerabat dari garis keturunan Tuan Syech Burhanuddin, Novri Effendi kepada awak media riaueditor.com mengatakan terdapat beberapa peninggalan Tuan Guru Syech Burhanuddin, seperti sorban, kitab, stempel yang bertuliskan "Al-Wasiq Qodhi Malikul Makkah Bilaadun" yang digunakan pakai lampu teplok, juga baju kebesarannya.

Novri Effendi mengisahkan bagaimana dahulunya Tuan Syech Burhanuddin pertama sampai di Kuntu, di mana pada masa itu di Kuntu ada pasar besar lebih kurang sama ramainya dengan pasar Darmasraya di Sumatera Barat.

"Kabar ini yang menggerakan Tuan Syech Burhanuddin untuk singgah menyebarkan agama Islam di Kuntu hingga akhir hayatnya," ujar Novri.(har)

SHARE:
beritaTerkait
Sisir Tiga Kampung Narkoba di Pekanbaru, 10 Orang Positif Diamankan
Api Padam, Pekerjaan Belum Selesai
Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api
PPWI Inhil, BDPN, Kades dan Warga Pungkat Bahu Membahu Padamkan Api yang Membakar Kebun Warga
PLN Tembilahan  Belum Tuntaskan Kabel Semrawut
9 Perusahaan Siap Perbaiki 6,44 Kilometer Jalan Simpang KITB-Sungai Rawa
komentar
beritaTerbaru