Senin, 15 Juni 2026 WIB

Makam Ulama Besar Syech Burhanuddin di Kuntu Kampar Kiri, Objek Wisata Religius

Harijal - Rabu, 21 Juni 2023 22:30 WIB
Makam Ulama Besar Syech Burhanuddin di Kuntu Kampar Kiri, Objek Wisata Religius
RE/Har

KUNTU - Makam Syech Burhanuddin yang terletak di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, merupakan salah satu situs cagar budaya dan menjadi objek wisata religius oleh Pemerintah Kabupaten Kampar. Makam Syech Burhanuddin kini ramai dikunjungi peziarah dari dalam dan luar negeri.

Almarhum Syekh Burhanuddin adalah salah satu Ulama Besar yang menyebarkan Agama Islam di pesisir timur pulau Sumatera, juga merupakan tuan guru dari tarekat Naqsyabandiyah.

Syekh Burhanuddin lahir di Mekkah pada tahun 1111 M atau 530 H dan Wafat di Kuntu pada 1191 M atau 610 H. Beliau menyebarkan agama Islam di Batu Hampar, Sumatera Barat pada 1141-1151 M.

Baca Juga:

Pada 1151-1156 ia tinggal di Kumpulan Bonjol, Sumatera Barat kemudian berpindah lagi ke Padang Pariaman pada rentang waktu 1156-1171.

Baca Juga:

Kemudian Syech Burhanuddin menetap dan menyiarkan Islam di Kuntu, Riau, selama 20 tahun hingga wafat pada tahun 1191 dan dimakamkan di tepian sungai Sebayang, Desa Kuntu. 

Setiap tahun, tepatnya 6 hari setelah Hari Raya Idul Fitri Makam ini banyak diziarahi oleh jama'ah Naqsyabandiyah dari luar daerah.

Makam tuan guru Tarekat Naqsabandiyah itu ditandai dengan batang kayu sungkai yang kini telah menjadi batu fosil.

Sedangkan pada sisi timur bangunan cungkup terdapat sebuah makam yang diyakini masyarakat sebagai makam istri Tuan Syekh Burhanuddin.

Salah seorang kerabat dari garis keturunan Tuan Syech Burhanuddin, Novri Effendi kepada awak media riaueditor.com mengatakan terdapat beberapa peninggalan Tuan Guru Syech Burhanuddin, seperti sorban, kitab, stempel yang bertuliskan "Al-Wasiq Qodhi Malikul Makkah Bilaadun" yang digunakan pakai lampu teplok, juga baju kebesarannya.

Novri Effendi mengisahkan bagaimana dahulunya Tuan Syech Burhanuddin pertama sampai di Kuntu, di mana pada masa itu di Kuntu ada pasar besar lebih kurang sama ramainya dengan pasar Darmasraya di Sumatera Barat.

"Kabar ini yang menggerakan Tuan Syech Burhanuddin untuk singgah menyebarkan agama Islam di Kuntu hingga akhir hayatnya," ujar Novri.(har)

SHARE:
beritaTerkait
Riau Targetkan Penerimaan 420 Siswa Sekolah Rakyat Tahun Ini
Pasutri di Pangkalan Kerinci Eksploitasi Anak Jadi Pengemis dan Manusia Silver, Wajib Dapat Rp250 Ribu Sehari
Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Natuna Berlayar ke Semarang
Momentum HUT Inhil Ke-61, Anggota DPRD Riau Ini Sebut Infrastruktur Keluhan Utama
SEF dan HSC Politeknik LP3I Pekanbaru Kolaborasi Gelar Solo Song Competition Tingkat SMA/SMK/MA
Ketua BKSAP DPR: IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia Hadapi Tantangan Global
komentar
beritaTerbaru