Imbang 1-1, PSPS Curi 1 Poin di Kandang Adhyaksa FC
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bermain di kandang Adhyaksa FC Bekasi pada pekan kedelapan, Sabtu (31/10/2026) sore, PSPS berhasil mencuri satu
Sport
Kepala UPT SDN 024 Tarai Bangun, Yunita Epi, S. Pd di ruangannya menyampaikan, sumatif akhir kali ini diikuti oleh sekitar 980 siswa, mulai dari Kelas I hingga kelas V.
"Alhamdulillah, hari ini hari terakhir ujian, semua berjalan lancar. Selanjutnya para guru akan menginput nilai, setelah itu rapat kenaikan kelas yang diperkirakan pada 18 Juni mendatang," kata Yunita Epi.
Baca Juga:
Ditegaskan, siswa tidak serta merta dapat naik atau tinggal kelas, ada beberapa pertimbangan untuk itu, di antaranya capaian pembelajaran, absensi, sikap siswa dan lainnya.
Berbeda dari sekolah lain, ada sesuatu yang menarik di UPT SDN 024 Tarai Bangun. Di mana sekitar 23 anak adalah siswa inklusif yang membutuhkan perhatian dan perlakuan istimewa dari para guru yang mengajar. Mereka ini berbeda dari anak pada umumnya.
Baca Juga:
Kepala sekolah menjelaskan, pihak sekolah memang mengistimewakan anak-anak inklusi ini. Tak hanya dalam pembinaan, namun juga dalam hal pembelajaran dan kurikulum.
Demikian pula dengan soal ujian, juga disesuaikan dengan pembelajaran yang mereka terima dan sesuai kurikulum yang diadaptasikan.
"Ada program dan metode tersendiri untuk anak-anak inklusi ini. Meski mereka berhak mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak normal, namun bukan berarti disamaratakan. Dalam hal kurikulum misalnya, diadaptasikan sesuai dengan kondisinya," terang kepsek.
Meski berbaur dalam kelas bersama anak-anak normal, siswa inklusi di UPT SDN 024 Tarai Bangun ternyata mendapat perlakuan yang sangat baik dari siswa normal lainnya. Mereka mendapat perlakuan yang baik bahkan dimanja.
"Alhamdulillah, siswa-siswa normal memahami kondisi mereka," ucap Yunita Epi.
Di UPT SDN 024 Tarai Bangun memang belum ada kelas khusus untuk siswa inklusi. Mereka menerima pembelajaran di kelas sebagaimana siswa normal lainnya.
"Nah, didasari itu, kami berupaya agar pelayanan pendidikan terhadap anak-anak inklusi ini berjalan baik dan maksimal. Salah satunya, beberapa waktu lalu kami mengadakan pelatihan dengan menghadirkan psikolog dan akademiai bagi guru dalam menangani anak-anak inklusi," tutur Yunita Epi.
Dirinya juga tidak keberatan dengan kehadiran siswa-siswa inklusi. Bahkan kehadiran anak-anak inklusi telah memberikan ragam dan pengalaman, serta menjadi tantangan tersendiri bagi pihak sekolah.
Diketahui, pada Permendikbud No. 48 Tahun 2023, sekolah formal wajib menerima anak-anak inklusi tanpa syarat. Anak inklusi berhak menerima pendidikan setara yang disesuaikan dengan pendampingan oleh guru khusus.
Di UPT SDN 024 Tarai Bangun, sebanyak 23 siswa inklusi ini memiliki kebutuhan beragam. Mulai dari disleksia, tuna grahita, ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder/anak dengan gangguan perkembangan saraf), lamban belajar, tuna daksa hingga autis. Mereka duduk di Kelas I hingga Kelas VI.
Pada prinsipnya, bagi Yunita Epi, pembelajaran bagi anak inklusi bukanlah yang utama. Namun pertama sekali adalah membahagiakan batin mereka, jangan pernah menyisihkan mereka, dan tidak mendiskriminasikannya.
"Karena saya yakin, dari kekurangan anak-anak inklusi, mereka memiliki kemampuan daan ketrampilan tersendiri. Dan saya pribadi sangat antusias dengan mereka. Kami di sekolah juga menganggap profesi mengajar ini sebagai ibadah," tutup Yunita Epi mengakhiri.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bermain di kandang Adhyaksa FC Bekasi pada pekan kedelapan, Sabtu (31/10/2026) sore, PSPS berhasil mencuri satu
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengurus Kota Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Pekanbaru mengambil langkah strategis untuk memperkuat pembinaa
Sport
kabarmelayu.com,DUMAI Bambang Prayetno, S.H., kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai untuk kedua kalin
TNI/Polri
kabarmelayu.com,DUMAI Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir melaksanakan kegiatan kunjung
Iptek
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabar duka menyelimuti Provinsi Riau. Bupati Siak dua periode, Arwin bin Ahmad Saruji (Arwin AS) kembali menghad
Pemerintahan
Laba Hijau dari Ubi dan Limbah
Article
kabarmelayu.com,KUANSING Menanggapi pemberitaan yang menyebut pihak kepolisian mengalami kesulitan mengungkap peristiwa kekerasan di Muara
Hukrim
Polresta Pekanbaru Gencarkan Razia Hiburan Malam, Pengunjung Diperiksa, Satu Positif Narkoba
Hukrim
Babinsa 05/RM Patroli di wilayah Jalur Pipa Sektor Selatan Bangko Jaya Rohil
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru menargetkan kemenangan keenam secara beruntun saat menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada pekan kedel
Sport