Minggu, 01 November 2026 WIB

Eks Napiter di Riau Miliki Penghasilan dari Usaha Mandiri dan menjadi Pelopor Pencegahan Penyebaran Paham Radikalisme

Redaksi - Rabu, 07 Mei 2025 19:59 WIB
Eks Napiter di Riau Miliki Penghasilan dari Usaha Mandiri dan menjadi Pelopor Pencegahan Penyebaran Paham Radikalisme
Ilustrasi
PEKANBARU - Setelah melewati proses rehabilitasi, eks narapidana kasus terorisme asal Kabupaten Siak Provinsi Riau, Sunyoto menyatakan diri siap menjadi pelopor di tengah masyarakat dalam mencegah penyebaran paham radikalisme.

Memiliki pengalaman yang kelam pada masa lalunya, kini pria 44 tahun tersebut telah menjalani kehidupannya bersama masyarakat lingkungan dengan rutinitas sebagai jasa penjahit pakaian. Hal tersebut dimanfaatkannya sebagai wadah bersosialisasi dengan masyarakat disamping memperoleh penghasilan secara mandiri.

Selain menggeluti usaha tersebut, Sunyoto mengaku memiliki peran dalam menciptakan suasana harmonisasi ditengah perbedaan sekaligus siap mendukung NKRI.

Baca Juga:

"Dulu saya pernah bergabung dalam lingkaran kebencian dan paham radikalisme yang membutakan akal sehat saya. Namun, setelah merenung dan melalui proses rehabilitasi yang panjang, saya sadar bahwa kekerasaN bukanlah jalan yang benar untuk mencapai perubahan yang baik. Saya ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi paham radikalisme dan bersama-sama cintai NKRI," tutur Sunyoto.

Setelah melewati masa rehabilitasi, akhirnya Ia memilih jalan yang penuh damai dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar termasuk menyebarkan pesan-pesan perdamaian.

Baca Juga:

"Profesi ini memberikan saya kesempatan untuk berinteraksi dengan banyak orang. Saya berharap dengan berbicara dan berdiskusi dengan mereka, saya bisa menyebarkan nilai-nilai cinta tanah air dan perdamaian. Jika saya bisa membantu masyarakat untuk menjadi lebih baik, itu akan menjadi langkah kecil namun berarti dalam menebar kebaikan," imbuhnya.

Selain menjalani rutinitasnya sebagai penjahit pakaian, ia juga mengaku telah menemukan kedamaian.

Setiap orang memiliki potensi untuk berubah dan berkontribusi positif bagi bangsa. Semoga, pesan perdamaian dan cinta tanah air yang diusungnya dapat menginspirasi banyak orang untuk menjauhi paham radikalisme dan bersama-sama membangun Indonesia yang harmonis dan bermartabat.(Beng)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur
Kabur dari Rutan Pekanbaru 2017 Lalu, Napi Ditangkap di Kuansing Bawa Puluhan Gram Sabu
Dari Dumai Tembus Pasar Dunia, KADIN dan Bea Cukai Dorong UMKM Go Export
Kesebelasan UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara II Kejuaraan Sepakbola Pulau Bayur 2026 Antar SSB Se-Riau
Polres Dumai Ungkap Peredaran 1.365 Pil Ekstasi
Polresta Pekanbaru Musnahkan Ribuan Butir Ekstasi, Sabu dan Cartridge Etomidate
komentar
beritaTerbaru