Rabu, 04 November 2026 WIB

Latma Elang Ausindo 2025, F-16 TNI AU dan F-35 RAAF Mantapkan Interoperabilitas Domain Udara

Redaksi - Jumat, 29 Agustus 2025 11:36 WIB
Latma Elang Ausindo 2025, F-16 TNI AU dan F-35 RAAF Mantapkan Interoperabilitas Domain Udara
Latma Elang Ausindo 2025.(Foto: Pen Lanud RSN)
kabarmelayu.comPEKANBARU – Interoperabilitas antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Royal Australian Air Force (RAAF) semakin dipertajam melalui rangkaian Latihan Bersama (Latma) Elang Ausindo 2025. Latihan yang dilaksanakan di Lanud Roesmin Nurjadin ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam operasi udara modern, sekaligus membangun soliditas hubungan bilateral antara kedua angkatan udara.

Tahapan latihan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut ini disusun secara sistematis untuk memastikan peningkatan kemampuan bertahap para penerbang. Dimulai dari misi yang melibatkan dua pesawat, latihan terus berkembang menjadi operasi kompleks dengan delapan pesawat yang berkolaborasi dalam berbagai skenario misi udara. Seluruh rangkaian misi dilaksanakan di Military Training Area (MTA) Lanud Roesmin Nurjadin, Kamis (28/8/2025), dengan standar prosedur yang ketat dan profesional.

Guna meningkatkan efek force multiplier dalam setiap misi, latihan ini juga melibatkan pesawat tanker KC-30 milik RAAF untuk mendukung skenario Air-to-Air Refueling (AAR). Prosedur pengisian bahan bakar di udara ini tidak hanya memperluas jangkauan operasional pesawat tempur, tetapi juga meningkatkan daya jelajah dan ketahanan udara dalam mendukung keberhasilan misi.

Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, Danwing Udara 6 sekaligus Direktur Latma Elang Ausindo dari TNI AU menyampaikan bahwa integrasi AAR menambah bobot latihan dan membuat skenario yang dirancang semakin realistis. "Dengan dukungan air-to-air refueling, skenario yang kami desain semakin mendekati operasi sesungguhnya, sehingga meningkatkan kualitas pelatihan dan kesiapan tempur," ungkapnya dengan optimis.

Baca Juga:

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., menegaskan bahwa latihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis para penerbang, tetapi juga menguatkan jalinan hubungan strategis kedua negara. "Sinergi antara F-16 TNI AU dan F-35 RAAF ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas kawasan," tukasnya.

Pen Lanud RSN

Baca Juga:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
BBKSDA Konfirmasi Temuan di Jalan Lingkar Bangkinang adalah Jejak Harimau
Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus
Green Policing, Ditresnarkoba Polda Riau Gandeng Siswa Pertanian Gelar Penanaman Pohon
Kapolda Riau Pimpin Pemusnahan 100,5 Kilogram Sabu Hasil Operasi Sarang Narkoba Jaringan Internasional
Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan
komentar
beritaTerbaru