Selasa, 07 Juli 2026 WIB

Tradisi Jejamu

Oleh: Liza Kusnilawati, Mahasiswi S1 Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Riau
Harijal - Senin, 02 November 2020 12:18 WIB
Tradisi Jejamu
Tradisi Jejamu

Rokan Hilir - Pada masyarakat suku Melayu terdapat suatu adat istiadat yang dilaksanakan secara turun temurun yaitu "Tradisi Jejamu". 

Tradisi ini dilaksanakan pada saat seorang wanita hamil memasuki usia kehamilan 7 bulanan akan mengadakan tradisi jejamu. 

Tradisi Jejamu dilaksanakan untuk menjaga kesehatan tubuh supaya tidak diganggu oleh jin, hal ini sama dengan ruqyah.
 
Menurut Jakfar, salah satu masyarakat yang berperan pada pelaksanaan ritual Jejamu, Rohil, tradisi Jejamu dilakukan untuk mengusir jin yang masuk ke dalam tubuh, hal ini sangat berpengaruh terhadap wanita yang sedang hamil menjelang proses melahirkan. Namun, jika tradisi ini tidak dilakukan maka seluruh tubuh akan terasa sakit.

Baca Juga:

Dalam pelaksanaan jejamu anggota keluarga menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan menjelang proses pelaksanaan ritual. 

Pihak keluarga yang bersangkutan mengundang seorang khalifah (guru) untuk melakukan ritual jejamu. Khalifah memulai ritual dengan membacakan doa-doa. 

Baca Juga:

Keluarga yang mengadakan jejamu disarankan makan dalam talam besar yang berisi nasi kuning dan ayam rending sampai kenyang. 

Setelah selesai makan maka makanan yang tersisa dibagikan kepada tetangga terdekat. 

Sebagian alat-alat jejamu dilayarkan ke sungai disebut dengan limeh dan alat-alat yang diletakkan di daratan disebut dengan ancak.(*)

SHARE:
beritaTerkait
Personel PJR Polda Riau Evakuasi Korban Laka di Tol Permai
Bupati Inhil Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
PSPS Pekanbaru Lakukan Perombakan Besar Jelang Musim 2026-2027
Pompong Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Tiga Penumpang Masih Hilang
Kapolda Riau Jenguk Korban Pengeroyokan, Tegaskan Kasus Diusut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Polsek Kandis Sukseskan Panen Jagung di Kampung Sam-Sam
komentar
beritaTerbaru