Personel PJR Polda Riau Evakuasi Korban Laka di Tol Permai
Personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama
Peristiwa
PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru telah memaafkan Selebgram Indonesia, Keanu Angelo yang sebelumnya dinilai keliru dalam menggunakan Tanjak saat mengisi sebuah acara di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Kota Pekanbaru, Datuk Sri Muspidauan mengakui, Keanu saat itu memang dianggap tak patut menggunakan Tanjak lantaran dia mengenakan celana pendek.
Namun, Datuk Sri Muspidauan memahami bahwa kejadian itu hanya sebuah kesalahpahaman. Hal ini disampaikan setelah pihaknya mendapat klarifikasi dari pihak panitia penyelenggara acara.
Baca Juga:
"Ya, kita sudah memaafkan. Ini soal kesalahpahaman saja," kata Datuk Sri Muspidauan usai menggelar pertemuan dengan panitia penyelenggara acara di Balai LAM Kota Pekanbaru, Selasa (6/4/2021) malam.
Datuk Sri Muspidauan juga memberi apresiasi kepada pihak panitia penyelenggara yang dengan itikad baik dan rasa persaudaraan yang tinggi telah memenuhi undangan pihaknya untuk bersilaturahmi dan cepat menanggapi persoalan tersebut.
Baca Juga:
"Tadi kita sudah berbincang-bincang, kita dari pihak LAM Kota Pekanbaru telah memberikan pandangan yang berkaitan dengan adat - istiadat dan kebudayaan Melayu, terutama dalam pemakaian tanjak," ungkapnya.
"Mereka juga mengakui bahwa kedepan mereka ingin mempelajari bagaimana budaya Melayu tersebut. Kami sudah memaafkan, ini adalah pertemuan yang membawa suatu hikmah lebih besar daripada permasalahan yang kecil," tambahnya.
Datuk Sri Muspidauan juga berpesan kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda agar dapat mempedomani aturan penggunaan berbagai atribut warisan adat dan budaya.
"Kepada anak-anak muda Melayu, kami sangat senang sekali karena mereka sudah mulai mencintai adat dan budaya sehingga mereka dapat menyaring budaya-budaya luar," kata Datuk Sri Muspidauan.
Harapan dia, anak-anak muda yang antusias terhadap warisan dan budaya Melayu, khususnya di Pekanbaru, dapat berkunjung ke Balai Adat LAM setempat untuk menambah khazanah pengetahuan.
"Mari sama-sama kita perkenalkan budaya Melayu kepada masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat internasional," harapnya.
Sementara itu, ketua panitia penyelenggara acara tersebut, Adha mengaku salah karena pihaknya tak mengingatkan Keanu soal adab dan aturan menggunakan Tanjak.
Hal itu, kata Adha, lantaran panitia terfokus terhadap penerapan aturan protokol kesehatan (Prokes) di lokasi acara.
"Jadi waktu itu, pihak talent (Keanu) itu tertarik dengan Tanjak yang ada di toko dan langsung memakai Tanjak tersebut. Kami dari tim panitia harusnya mengingatkan beliau dengan menggunakan pakaian yang lebih tepat," terangnya.
"Namun, karena kami fokus dengan Prokes di lokasi, kami khilaf dan kami salah tidak mengingatkan. Jadi pihak talent ini tidak mengetahui bahwa dalam memakai Tanjak itu harus menggunakan baju yang pantas. Oleh sebab itu kami meminta maaf kepada pihak LAM," tambahnya. (*)
Personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT, yang diwakili oleh Drs. H. Tantawi Jauhari MM, CGRE menghadir
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perombakan komposisi pemain maupun jajaran pelatih menjadi strategi yang dilakukan agar tim mampu tampil lebih
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru menerima laporan terjadinya kecelakaan kapal berupa tenggel
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyempatkan diri menjenguk Supriadi, Sekretaris PKC PMII Riau yang menjadi ko
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Memasuki hari kedua kegiatan panen jagung, Polsek Kandis, Polres Siak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung
TNI/Polri
kabarmelayu.com,ROHIL Pembangunan jembatan gantung Garuda di Bapypas Bangko Pusaka Kecamatan Bangko Pusako menuju Menggala Sakti Kecamat
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau resmi mendapatkan izin pembukaan Program Studi Doktor Hukum S3 dari Kem
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengecam tindakan penghadangan terhadap ulama kondang Ustadz Abd
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali memboyong penghargaan bergengsi atas komitmennya dalam pengembangan eko
Pemerintahan