Budaya Melayu Riau Harus Terus Hidup dan Berkembang
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kekayaan budaya merupakan identitas daerah yang memiliki peran dalam membentuk jati diri masyarakat. Pelestarian
Budaya
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Ariyadi, mengatakan masyarakat Riau memiliki kekayaan budaya Melayu yang sangat besar dan bernilai tinggi. Kekayaan tersebut tercermin melalui berbagai cabang seni dan ekspresi budaya yang tumbuh serta berkembang di tengah kehidupan masyarakat.
"Masyarakat Provinsi Riau dikaruniai kekayaan budaya Melayu yang sangat besar dan bernilai tinggi. Mulai dari seni tari, musik, teater, sastra, seni rupa, kerajinan, hingga berbagai ekspresi budaya lainnya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat," katanya di Pekanbaru, Jumat.
Baca Juga:
Dijelaskan, keberagaman ekspresi budaya tersebut bukan sekadar warisan kesenian, melainkan bagian penting dari identitas dan jati diri masyarakat Riau. Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga agar tidak tergerus oleh perubahan sosial maupun perkembangan zaman.
"Kekayaan tersebut merupakan identitas dan jati diri daerah yang harus senantiasa kita jaga, lestarikan, dan wariskan kepada generasi mendatang," jelasnya.
Baca Juga:
Diungkapkan, upaya pelestarian kebudayaan membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada perlindungan tradisi, tetapi juga memberikan ruang bagi perkembangan kreativitas. Dengan demikian, kebudayaan dapat terus diwariskan tanpa kehilangan relevansi dalam kehidupan masyarakat modern.
Ariyadi menambahkan, kebudayaan pada dasarnya memiliki sifat dinamis. Perkembangan zaman harus menjadi peluang bagi para pelaku seni dan budaya untuk menghadirkan berbagai inovasi, sepanjang tetap berpegang pada nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu.
"Kita memahami bersama bahwa kebudayaan bukanlah sesuatu yang statis. Kebudayaan harus terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi pedomannya," ungkapnya.
Diterangkan, penyelenggaraan Pasar Seni Taman Budaya Provinsi Riau Tahun 2026 dinilai memiliki arti strategis bagi pengembangan kebudayaan daerah. Kegiatan ini menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan seniman, budayawan, komunitas seni, serta masyarakat dalam satu wadah apresiasi dan kreativitas.
Dengan begitu, para pelaku seni mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karya, memperkenalkan kekayaan budaya daerah, sekaligus membangun interaksi dengan masyarakat. Kehadiran ruang seperti ini juga diharapkan dapat memperluas apresiasi publik terhadap berbagai bentuk kesenian yang berkembang di Riau.
"Dalam konteks inilah Pasar Seni Taman Budaya Provinsi Riau Tahun 2026 menjadi sangat penting. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi tumbuhnya ekosistem seni dan budaya yang lebih dinamis, inklusif, dan berkelanjutan di Bumi Lancang Kuning," terangnya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kekayaan budaya merupakan identitas daerah yang memiliki peran dalam membentuk jati diri masyarakat. Pelestarian
Budaya
kabarmelayu.com,KAMPAR Siswasiswi UPT Sekolah Dasar (SD) Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, tampil gemilang di P
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Arman Achdiat, menanggapi laporan Pemerintah Provinsi (Pempro
Hukrim
Kasat Noki Respons Informasi Narkoba di Medsos, Personel Sisir Lokasi, Dua Orang Positif Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Advokat Pejuang Keadilan Riau (TAPAK Riau) mendesak polisi untuk meningkatkan perkara dugaan penyalahgunaan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Inovasi pelayanan pemenuhan gizi bagi peserta didik terus dikembangkan untuk menciptakan pengalaman makan yang l
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Masyarakat tidak perlu lagi berulang kali menyerahkan data dan dokumen administrasi kepada berbagai instansi pemer
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT menghadiri Asistensi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Hibah Rehab
Pemerintahan
kabarmelayu.com, KAMPAR Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menjaga kekondusifan lingkungan,
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membentuk 2 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru. Kedua OPD tersebut yakni D
Pemerintahan