Senin, 26 Oktober 2026 WIB

Bank Dunia Ramal Ekonomi Global Resesi, Terburuk Sejak PD II

Harijal - Selasa, 09 Juni 2020 09:14 WIB
Bank Dunia Ramal Ekonomi Global Resesi, Terburuk Sejak PD II

JAKARTA - Ekonomi global diramal Bank Dunia (World Bank) resesi di 2020 ini. Kegiatan ekonomi internasional akan menyusut 5,2% tahun ini atau merupakan resesi terdalam sejak Perang Dunia II.

Hal ini terungkap dalam laporan Global Economic Prospects baru dari Bank Dunia, Senin (8/6/2020). "(Resesi) menjadi yang terdalam di negara maju sejak PD II dan kontraksi output pertama di negara berkembang dalam enam dekade terakhir," tegas Direktur Prospek Grup Bank Dunia, Ayhan Kose, dikutip Selasa (9/6/2020).

Aktivitas ekonomi negara maju disebut akan berkontraksi 7% pada tahun 2020. Karena permintaan dan pasokan perdagangan serta keuangan dalam negeri terganggu.

Baca Juga:

Ekonomi AS misalnya, diprediksi -6,1% sementara kawasan Eropa -9,1%. Sedangkan ekonomi Jepang akan menyusut 6,1%.

Pasar dan ekonomi berkembang (EMDE's) diperkirakan akan berkontraksi 2,5% di 2020. Ini merupakan kontraksi pertama sejak 60 tahun terakhir di mana pendapatan per kapita diperkirakan turun 3,6%.

Baca Juga:

Ekonomi Amerika Latin susut 7,2%. Sedangkan Asia Timur dan Pasifik turun 0,5%. Meski demikian pertumbuhan China tetap terjadi sebesar 1%.

"Krisis panjang ... dan menimbulkan tantangan global yang besar," kata Wakil Presiden Bak Dunia untuk Pertumbuhan, Keuangan dan Lembaga yang berkeadilan Ceyla Pazarbasioglu.

"Komunitas global harus bersatu untuk pemulihan kembali, mencegah lebih banyak orang jatuh ke dalam kemiskinan dan pengangguran."

Dalam laporannya Bank Dunia juga memperkirakan akan ada kemungkinan paling buruk, yakni kontraksi ekonomi global hingga 8% di 2020. Di 2021 ekonomi juga diprediksi akan sedikit membaik dan tumbuh 1%.

Sementara untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan yang flat atau datar, di posisi 0%. Pertumbuhan negara ASEAN paling signifikan terjadi di Vietnam, yang meski melambat tetap tumbuh 2,8%.

Outlook terbaru Bank Dunia ini membuyarkan semua proyeksi awal tahun ini. Di mana ekonomi global diprediksi tumbuh 2,5% di 2020.

(CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya
Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura
Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan
Ancam Warga, Pria di Tapung Hulu Lepaskan Tembakan Saat Dikejar Anggota TNI
Diguyur Hujan Sejak Sore, Malam Ini Atmosfer Pekanbaru Kembali Biru
komentar
beritaTerbaru