PWI Kuansing Kembali Suarakan Aspirasi ke DPRD, Berharap Kantor Sendiri
kabarmelayu.com,KUANSING Harapan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memiliki kantor sendiri
TNI/Polri
Salah satu langkah yang ditempuh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) ialah dengan mendatangkan serangga penyerbuk dari Tanzania, untuk mendongkrak hasil produksi kelapa sawit nasional.
Media Relations GAPKI Mochamad Husni menjelaskan, tantangan utama industri sawit saat ini berada pada sisi produktivitas. Karena itu, GAPKI memperkuat kerja sama internasional, salah satunya dengan Tanzania, untuk mendatangkan serangga penyerbuk yang dinilai lebih efektif.
Baca Juga:
"Nah tantangan di produktivitas itu kita jawab dengan, pertama, kita terus meningkatkan kerjasama untuk mendorong peningkatan produktivitas industri sawit saat ini. Yang bisa saya highlight di sini itu, misalnya belum lama ini kami bekerja sama dengan Tanzania untuk mendatangkan serangga penyerbuk," kata Husni dalam Workshop Jurnalis Program Biodiesel Sawit 2026 di Depok, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026) dilansir cnbcindonesia.com.
Menurut Husni, serangga penyerbuk memegang peranan penting dalam meningkatkan hasil panen kelapa sawit. Serangga penyerbuk dari Tanzania diyakini mampu bekerja lebih optimal dibandingkan serangga yang saat ini digunakan di Indonesia.
Baca Juga:
"Serangga penyerbuk itu lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas di tumbuhan kelapa sawit," ujarnya.
Ia mengakui, serangga penyerbuk yang ada saat ini sudah mulai menurun produktivitasnya. Karena itu, opsi mendatangkan serangga dari luar negeri dipilih sebagai solusi.
"Mudah-mudahan ini lebih efektif, karena kalau kata teman-teman sawit, itu serangga penyerbuk (yang ada saat ini) sudah kurang produktif. Jadi didatangkan serangga yang dari luar negeri, yakni Tanzania," ucap dia.
Selain serangga penyerbuk, GAPKI juga bekerja sama dalam mendatangkan tanaman dari Tanzania.
"Nggak cuma itu, kita juga bekerjasama dari sisi mendatangkan tanaman-tanaman dari Tanzania," kata Husni.
Berdasarkan rencana, lanjutnya, serangga penyerbuk dari Tanzania akan mulai didatangkan pada Maret 2026 dan direalisasikan secara bertahap selama dua tahun.
Langkah ini diharapkan bisa mulai diterapkan di sejumlah perkebunan sawit sebagai jawaban atas tantangan produktivitas, khususnya dalam mendukung implementasi program biodiesel B40, maupun program mandatori biodiesel dengan tingkatan yang lebih tinggi lagi, yakni B50.
"Intinya kami akan menjawab tantangan tentang produktivitas itu di B40. Kita harap ini bulan Maret sudah mulai di beberapa perkebunan," ujarnya.
Di balik upaya mendatangkan serangga penyerbuk, Husni menjelaskan, stagnasi produksisawit nasional tidak terlepas dari usia tanaman yang sudah memasuki fase tua.
"Mengenai stagnasi sebetulnya kalau kita lihat di Indonesia, kita kan sebetulnya sudah masuk dalam siklus yang kedua. Jadi di Astra Agro itu kita sudah mulai tanam tanaman tua, yang sudah 25 tahun ke atas, sehingga produktivitasnya menjadi menurun sekarang ini," ungkapnya.
Kondisi tersebut membuat produktivitas sawit nasional tidak lagi tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
"Nah itu yang kemudian mengakibatkan produktivitasnya menjadi ber-stagnan, itu yang sudah terjadi dari beberapa tahun, sudah sejak 5 tahun lalu terjadi stagnasi," ujarnya.
Untuk menjawab persoalan usia tanaman tersebut, GAPKI mendorong program peremajaan atau replanting sebagai solusi jangka menengah dan panjang.
"Tentu saja kita kita menggenjot program replanting karena. pada hari ini replanting itu jadi sesuatu yang sangat penting, mengingat kita sudah masuk di siklus yang kedua di Indonesia. Jadi sudah mulai terjadi penurunan produksi," terang dia.
Melalui program replanting, industri sawit berharap produktivitas dapat kembali meningkat.
Ia menambahkan, sejumlah perusahaan sawit kini mulai mengganti tanaman-tanaman tua dengan tanaman baru melalui program replanting.
"Itu makanya di beberapa perusahaan termasuk di kami sendiri yang sekarang dilakukan itu adalah bagaimana mengganti tanaman-tanaman tua itu dengan tanaman-tanaman yang baru, dalam program replanting itu sendiri," pungkas Husni.(SUMBER)
kabarmelayu.com,KUANSING Harapan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memiliki kantor sendiri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menyisir dua daerah rawan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, Pangeran Hidayat (Panger) dan Kampung D
Hukrim
kabarmelayu.com, KAMPAR Untuk efisiensi, kenyamanan dan keselamatan, sebanyak 38 siswa Sekolah Terbuka UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Pendidikan
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil mengamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program Imunisasi Kejar dengan target 3.425 anak yang
Kesehatan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial