Kemenperin dan Komisi VII DPR Gelar Bimtek Penumbuhan dan Pengembangan Wira Usaha Baru di Pekanbaru
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Penumbuhan dan Pengembang
Parlemen
HARI Sumpah Pemuda selalu diperingati pada 28 Oktober setiap tahunnya. Ini saatnya, semua pemuda bangsa Indonesia menghargai semangat pemuda Indonesia kala masa penjajahan dulu.
Jika mengingat Sumpah Pemuda, gedung yang digunakan sebagai lokasi pembacaan ikrar sumpah pemuda yang terletak di Jalan Kramat No. 106 ini sudah memberikan banyak sejarah yang berarti bagi pergerakan kemerdekaan Indoenesia.
Di sanalah, Soegondo Djojopoespito (PPPI), RM Djoko Marsaid (Jong Java), Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond), Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond), Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond), R Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia), Senduk (Jong Celebes), Johanes Leimena (Jong Ambon), Rochjani Soe`oed (Pemoeda Kaoem Betawi) beserta 96 tamu lainnya merumuskan naskah sumpah pemuda dan membacakannya di depan tentara Belanda.
Baca Juga:
Kenangan demi kenangan telah berlalu, dan kini gedung ini dijadikan sebuah museum bernama Sumpah Pemuda. Awalnya, gedung yang digunakan merupakan sebuah rumah yang disewakan untuk para mahasiswa saat merantau ke Jakarta yang dulu bernama Batavia.
"Dulu ini merupakan sebuah kos-kosan yang disewa bagi pada mahasiswa saat itu yang ikut sumpah muda," jelas Bakti Arie sebagai Pemandu Wisata kepada Okezone, Jumat (28/10/2016).
Baca Juga:
Saat memasuki gedung, sambutan hangat dari pigura pemuda Indonesia menjadi hiasan menarik yang bisa membawa imajinasi saat kondisi mereka sedang berkumpul saat itu. Dengan tiga patung yang tampak asik bergurau. Tempat ini merupakan ruang tengah kos-kosan ini.
"Di antara kosan yang ada di Batavia saat itu, hanya kosan ini yang selalu ramai dan di sinilah para pemuda yang terdiri dari mahasiswa membuat ide mengenai sumpah pemuda," tegasnya.
Hampir seluruh ruangan di museum ini dulunya merupakan bekas kamar para mahasiswa. Dan, pelaksanaan kongress Sumpah Pemuda II dilaksanakan di ruangan tengah dan rasanya terbayang bagaimana kondisi rapat yang dilaksanakan 27-28 Oktober 1928 kala itu.
"Di sanalah para pemuda yang memimpin kongres berdiri, dan sebanyak 69 tamu undangan memadati seluruh ruangan di sini, " tutur Bakti.
Di sana terdapat pigura kelima pemimpin kongress saat itu, mereka semua memakai baju seragam berwarna putih yang menggambarkan siap untuk merebut kekuasaan Belanda. Di samping mereka ada patung WR Supratman sedang bermain biola, di mana biola itu mengalunkan instrument Indonesia Raya untuk pertama kali.
"WR Supratman memainkan lagu ciptannya Indonesia Raya pertama kali di sini, namun hanya instrument saja karena Sugondo menilai lirik di dalam lagu bisa membubarkan rapat saat itu," jelasnya.
Indonesia Raya pun menghipnotis pemuda saat itu. Di sanalah, lagu nasional ini menjadi semangat bagi pemuda untuk memberontak. Setelah pengucapan ikrar Sumpah Pemuda, di sini juga Bahasa Indonesia mulai dipakai dan digunakan.
"Nama Indonesia semakin tersebar dan di sini juga bahasa Indonesia mulai digunakan," jelasnya.
Namun, seusai kongress, para mahasiswa yang tergabung dalam kongress pun lulus kuliah dan kembali ke rumah mereka masing-masing. Kosan ini tidak jadi kosan lagi melainkan jadi toko bunga, dan hotel pada masa itu.
(fid/okezone)
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Penumbuhan dan Pengembang
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden AS Donald Trump melontarkan lelucon mengenai popularitas nama &039Mohammad&039 di dunia Muslim. Leluc
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebang
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. Syahrul Aidi Maazat, menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (ka
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Hj Sulastri Agung, S. Sos, MH, melalui Wakil Ketu
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Pol
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 11 Pohon tumbang ketika hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda Kota Pekanbaru Kamis (15/1
Peristiwa
AKP Noki Pimpin Tim Gabungan Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Memastikan tanaman pangan tumbuh dengan baik menjadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher (PERHATIBKL) Provinsi Riau dan pusa
Kesehatan