Ratusan Personil Gabungan Sisir Narkoba di 8 THM Pekanbaru
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar Operasi Sarang Narkoba (OSN) di delapan tempat hiburan malam (TH
Hukrim
JAKARTA - Bila Anda berkunjung ke Timur Tengah atau Eropa, rempah bernama saffron bisa dinikmati dalam sejumlah hidangan. Di Spanyol misalnya, saffron terdapat di hidangan paella.
Paella merupakan masakan khas Spanyol, yaitu campuran antara nasi dari beras bulat, makanan laut atau daging, serta bumbu dan rempah, yang diolah dalam wajan besar mirip seperti nasi goreng.
Saffron biasa hadir di menu paella klasik, membuat cita rasa hidangan menjadi 'unik' dan warnanya pun menjadi kuning menarik.
Baca Juga:
Keunikan tangkai putik

Baca Juga:
Bunga saffron crocus yang telah dipanen. Tangkai putik (saffron) siap dipetik. (Foto: AFP PHOTO / HOSHANG HASHIMI)
Saffron merupakan tangkai putik dari bunga crocus sativus atau yang lebih dikenal dengan nama saffron crocus, yang berasal dari Yunani. Sebagai rempah dari bunga yang dikeringkan, saffron dapat memberikan aroma manis bunga.
Tak sekadar aroma, saffron digunakan untuk memberi warna pada masakan. Warna putik saffron akan ‘luntur’ menjadi kuning saat diolah dalam masakan atau minuman hangat. Hanya saja, karena rasa asli saffron sedikit pahit, saffron cukup digunakan sedikit dalam masakan.
Bukan hanya karena rasa saffron yang agak pahit, penggunaan saffron yang sedikit-sedikit juga untuk menghemat biaya.
Pasalnya, saffron adalah rempah dengan harga termahal di dunia. Untuk setiap 1 kilogram, saffron dibanderol dengan harga antara 1000 USD atau sekitar 14 juta rupiah hingga 5000 USD atau sekitar 70 juta rupiah. Bahkan, untuk kualitas terbaik, harganya bisa mencapai 150 juta rupiah per kilogram.
Berikut sejumlah alasan yang membuat harga saffron begitu mahal.
1. Panen yang tak mudah
Untuk menghasilkan satu kilogram saffron dibutuhkan sekitar 340.000 bunga saffron crocus. Sebab, dalam satu kuncup bunga hanya terdapat tiga tangkai putik (saffron) yang akan diambil untuk menjadi rempah-rempah, mengutip Business Insider.
Untuk mendapatkan saffron dengan kualitas terbaik, bunga tidak boleh terlalu mekar, sehingga waktu panen sangat terbatas. Bahkan, petani harus bertarung dengan waktu sepanjang hari.
Selain itu, untuk memanen saffron juga dibutuhkan kehati-hatian karena bagian putik tersebut sangatlah yang sensitif. Bila rusak atau patah, kualitas saffron berkurang jauh, harganya pun menjadi turun.
Saffron juga hanya bisa dipanen secara manual dengan tangan manusia, sebelum kemudian dikeringkan. Tak ada alat, semua benar-benar kerja keras tangan petani.
2. Tumbuh di lingkungan spesifik
Selain putik, bagian lain bunga ini juga tak kalah sensitif. Bunga saffron crocus dengan kualitas terbaik hanya bisa tumbuh di bawah kondisi spesifik, yaitu area yang kering, mendapat banyak sinar matahari, serta curah hujan cukup.
Bunga ini hanya mekar selama 6 minggu dari akhir bulan September hingga awal Desember dan dipanen pada pagi hari untuk mendapat kualitas yang terbaik.
Saffron berasal dari Yunani. Kemudian bunga ini menyebar ke Iran, India, Spanyol, Italia, dan Amerika Serikat dan diadopsi sebagai bumbu masakan menu tradisional daerah tersebut. Saat ini Iran menjadi negara penghasil saffron nomor satu di dunia.
3. Mengandung zat-zat ‘mahal’
Melansir dari Reader’s Digest, saffron mengandung zat-zat kimia penting yang sangat mahal seperti picrocrocin, crocin, dan safranal. Ketiga zat inilah yang bertanggung jawab untuk memberi rasa, warna, dan aroma khas dari saffron.
4. Memiliki banyak khasiat
Sejak zaman dulu orang-orang Yunani kuno, Cina, dan India sudah memanfaatkan saffron untuk berbagai hal, mulai dari bahan parfum, pewarna pakaian, hingga ramuan obat.
Di era modern, sudah banyak penelitian yang menyatakan khasiat saffron untuk kesehatan, seperti meningkatkan suasana hati, membantu atasi keluhan saat menstruasi, hingga menurunkan berat badan. Sehingga banyak orang yang kian terpikat dengan rempah paling mahal di dunia ini.
Walau harganya mahal, saffron umumnya dijual dalam jumlah kecil, bahkan bisa dibeli sebanyak satu genggaman tangan saja. Sehingga harganya menjadi tak terlalu mahal dan dapat dicoba oleh lebih banyak orang. Beberapa restoran di Indonesia pun sudah mulai ‘berani’ menghadirkan rempah ini dalam hidangan mereka.
(cnnindonesia.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar Operasi Sarang Narkoba (OSN) di delapan tempat hiburan malam (TH
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah berada di level berbahaya pada Jumat (16/10/2026) dan sempat membaik ke level sedang, sore ini Sabtu (17
Lingkungan
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Penumbuhan dan Pengembang
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Presiden AS Donald Trump melontarkan lelucon mengenai popularitas nama &039Mohammad&039 di dunia Muslim. Leluc
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebang
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. Syahrul Aidi Maazat, menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (ka
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Hj Sulastri Agung, S. Sos, MH, melalui Wakil Ketu
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Pol
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Polemik internal Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai mencuat setelah Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) mem
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 11 Pohon tumbang ketika hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda Kota Pekanbaru Kamis (15/1
Peristiwa