Selasa, 18 Agustus 2026 WIB

Lagi-lagi Penertiban PETI, 5 Rakit Dimusnahkan 

Redaksi - Sabtu, 27 September 2025 09:40 WIB
Lagi-lagi Penertiban PETI, 5 Rakit Dimusnahkan 
Penertiban PETI di Kuansing.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comKUANSING - Upaya pemberantasan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan kembali digencarkan aparat kepolisian. Dua Polsek di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi serentak melakukan penertiban pada Jumat (26/9/2025), masing-masing di Kecamatan Pangean dan Kecamatan Cerenti.

Berlokasi di Desa Tanah Bekali, Kecamatan Pangean, tim Polsek Pangean yang dipimpin Ps Kanit Provos Aiptu Oseki Yamasita bersama personel lainnya menemukan lima rakit PETI yang ditinggalkan pemiliknya. Dengan tegas tim langsung melakukan pemusnahan seluruh peralatan tersebut dengan cara dibakar agar tidak dapat digunakan kembali.

Kapolsek Pangean Iptu Aman Sembiring, SH, menegaskan tindakan tegas ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan ekosistem sungai.

Baca Juga:

"PETI adalah aktivitas ilegal yang membahayakan masyarakat dan merusak lingkungan. Kami tidak akan memberi ruang bagi kegiatan ini di Kuantan Singingi," tegasnya mewakili Kapolres Kuansing, AKBP R Ricky Pratidiningrat.

Sementara itu, di Kecamatan Cerenti, Polsek Cerenti yang dipimpin Kapolsek AKP Benny A Siregar, SH MH juga melakukan penertiban di aliran Sungai Kuantan, Desa Pulau Bayur.
Berdasarkan informasi dari masyarakat dan pemberitaan media, aktivitas PETI marak terjadi di kawasan tersebut. Namun saat dilakukan pengecekan, tim hanya menemukan tiga rakit dompeng dalam kondisi tidak beroperasi.

Baca Juga:

"Seluruhnya langsung dimusnahkan dengan cara dibakar dan dirusak," kata Kapolsek Benny.
Di samping penindakan tegas, pihaknya juga memberikan imbauan kepada warga sekitar untuk tidak terlibat dalam aktivitas PETI.

"Kami minta masyarakat tidak lagi melakukan penambangan tanpa izin. Ini demi menjaga keselamatan bersama dan kelestarian sungai," ucapnya.

Terpisah, Imam, seorang warga Cerenti yang kecewa dengan kondisi sungai yang tercemar akibat aktivitas PETI, mengaku heran atad kegiatan ilegal yang tak seakan ada habis-habisnya itu.

"Penertiban sudah selalu dilakukan. Alat-alat dimusnahkan. Nah, pelakunya ini sering lolos saat penangkapan. Apa memang begitu," tanya Imam.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Polda Riau Musnahkan 525 Rakit
Diduga Penadah, Ratusan Gram Disita dari Toko Emas di Siak Hulu Kampar
Lawan Pinjol Ilegal, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik
Polda Riau Tindak Sawmil Ilegal Skala Besar di Kampar Kiri
Januari-Juli 2026, Polres Kuansing Musnahkan 1.183 Rakit PETI, 24 Tersangka
Diduga Angkut Batu Hasil Tambang Ilegal, Dump Truck Terpantau Melintas di Jalan Pemda Desa Pulau Pencong-Tanjung Mas
komentar
beritaTerbaru