Polsek Kandis Intensifkan Pendampingan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Jambai Makmur
Polsek Kandis Intensifkan Pendampingan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Jambai Makmur
TNI/Polri
Pelaku inisial RM diketahui telah merencanakan aksinya sejak November 2025. Dia mempersiapkan senjata tajam dengan mengasah kapak serta golok di rumah sebelum melakukan aksinya.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah mengungkapkan, niat pelaku untuk menganiaya korban sudah muncul beberapa bulan lalu, namun baru dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026).
Baca Juga:
"Dari keterangan pelaku memang sudah ada niat sejak November untuk melakukan pembacokan. Dia sempat mengasah kapak dan parang yang akan digunakan. Setelah itu pelaku menuju kampus untuk menemui korban," kata AKP Anggi, Jumat (27/2/2026).
Peristiwa berdarah itu terjadi di ruang ujian lantai dua Fakultas Hukum. Saat melancarkan aksinya, pelaku berinisial R disebut hanya menggunakan kapak, meski sebelumnya juga telah menyiapkan pisau sebagai cadangan.
Baca Juga:
Korban berinisial F, mahasiswi semester delapan itu mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh, antara lain belakang telinga, dahi, leher, punggung, serta pergelangan tangan kiri.
"Lukanya cukup dalam akibat sayatan senjata tajam. Untuk pemulihan korban, nanti akan dijelaskan oleh pihak medis," kata AKP Anggi.
Pelaku RM diketahui merupakan mahasiswa jurusan Hukum Syariah. Polisi memastikan senjata tajam berupa kapak dan pisau telah dipersiapkan sebelum pelaku datang ke lokasi kejadian, menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut telah direncanakan secara matang.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian. Aparat terus mendalami motif serta kemungkinan faktor lain yang melatarbelakangi tindakan tersebut.
diberitakan sebelumnya, kejadian bermula saat korban akan mengikuti seminar proposal, Kamis pagi (26/2/2026). Pelaku RM membacok korban hingga mengalami luka serius.
Motif pelaku diduga persoalan asmara.
Saat diamankan, dari tas pelaku ditemukan sebilah parang dan kapak yang digunakan pelaku menganiaya korban.
Polsek Kandis Intensifkan Pendampingan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Jambai Makmur
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI dari Fraksi PKS DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengecam ker
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengantongi izin resmi dari Pemerintah Pusat untuk melantik ratusan p
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi keman
Sosial
Polsek Bangko Pusako Sita Sabu 43,3 Gram dan Ratusan Amunisi Kaliber Berbeda
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Indragiri Hilir resmi melayangkan surat permohonan Rapat Dengar
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Polemik penguasaan lahan yang masuk dalam kawasan sitaan Satgas PKH di wilayah Ilog eks PT Agroraya Gematran di De
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komitmen Polda Riau dalam menumpas mafia lingkungan, tak mainmain. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskr
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyambut baik terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Tanah Ulayat dan Pemanfaatan
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan penertiban terhadap pengatu
Pemerintahan