Jumat, 17 Juli 2026 WIB

Penyebab Pasti Kematian Dokter di Pagar Luar RSUD Tengku Rafian Siak Tunggu Hasil Labfor

Redaksi - Kamis, 16 Juli 2026 10:48 WIB
Penyebab Pasti Kematian Dokter di Pagar Luar RSUD Tengku Rafian Siak Tunggu Hasil Labfor
Korban saat akan dievakuasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau masih mendalami penyebab kematian dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Residen Anestesi yang ditemukan meninggal dunia di samping pagar luar RSUDTengku Rafian Siak, Selasa (14/7/2026) lalu.

Korban bernama Alex Cristo Loris (30) yang berasal dari Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku Korban adalah mahasiswa Universitas Riau yang tengah menjalani pendidikan sejak 1 Juli lalu di RSUD Tengku Rafian Siak

Penyebab kematian korban belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

Baca Juga:

Kasubdit Penmas Polda Riau AKBP Rudi M Samosir mengatakan, autopsi dilakukan di Instalasi Kedokteran Forensik dan Pemulasaran Jenazah RS Bhayangkara Pekanbaru.

"Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban yang berada dalam kondisi pembusukan awal, mengalami luka berbentuk titik disertai pembengkakan pada punggung tangan kiri. Selain itu ditemukan memar pada kepala akibat kekerasan benda tumpul," kata Rudi, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga:

Tim dokter forensik juga menemukan luka pascakematian (post mortem) di bagian leher, dada, perut, punggung, dan kedua lengan. Berdasarkan pola serta gambarannya diduga merupakan bekas gigitan serangga.

"Selain itu, ditemukan pelebaran pembuluh darah pada organ-organ dalam serta pembendungan (kongesti). Namun, temuan tersebut belum cukup untuk memastikan penyebab kematian korban," ungkapnya.

Sebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan histopatologi forensik dan toksikologi forensik.

Tim forensik memperkirakan korban meninggal sekitar 12 hingga 24 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

"Ym dokter mengambil sampel urin, darah, dan sebagian organ dalam korban untuk diperiksa lebih lanjut melalui uji histopatologi dan toksikologi forensik," ungkap AKBP Rudi.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mayat Dokter Ditemukan Tergeletak di Samping Tembok RSUD Tengku Rafian Siak
Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua  Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal
Pembunuhan Sadis di Dumai Terungkap, Pelaku Suami Siri
Pembunuhan Sadis Sopir Ekspedisi di Pekanbaru Terungkap
Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis, Polisi Ungkap Motif Kematian Lansia yang Viral di Pekanbaru
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
komentar
beritaTerbaru