Lawan Pinjol Ilegal, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar W
TNI/Polri
Ekshumasi dilakukan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Riau bersama tim forensik Bidokkes Polda Riau. Pihak keluarga melaporkan adanya kejanggalan yang diduga mengarah pada dugaan penganiayaan sebelum korban meninggal dunia.
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Riau, AKBP Abdullah Hariri, menjelaskan, kasus tersebut bermula ketika korban mengeluhkan rasa sakit di sekujur tubuh pada Ahad (12/7/2026).
Baca Juga:
Kondisi Fahri semakin memburuk pada malam harinya setelah keluarga mendapati urine korban berubah menjadi berwarna hitam.
"Karena kondisinya mengkhawatirkan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Aulia. Dari hasil CT Scan ditemukan dugaan memar di bagian kepala serta indikasi cedera pada leher," kata AKBP Abdullah Hariri, Kamis (6/8/2026).
Baca Juga:
Meski sempat mendapatkan penanganan medis, kondisi Fahri terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban sempat mengungkapkan kepada keluarganya bahwa dirinya terlibat perkelahian dengan seorang teman berinisial B. Pengakuan itulah yang kemudian menjadi dasar bagi keluarga untuk melaporkan peristiwa itu kepada kepolisian.
Setelah dilakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah korban, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya kesesuaian dengan temuan medis sebelumnya.
"Secara awal memang terkonfirmasi adanya cedera di bagian kepala dan leher. Namun, hasil lengkapnya masih menunggu pemeriksaan lanjutan dari tim forensik," jelas AKBP Abdullah Hariri.
Hingga kini, Ditreskrimum Polda Riau masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk dua orang dari pihak keluarga korban.
"Untuk terlapor berinisial B dan saksi kunci lainnya, dalam waktu dekat akan segera kami panggil guna dimintai keterangan," tambah AKBP Abdullah.
Informasi awal yang diperoleh penyidik, insiden tersebut diduga merupakan perkelahian yang terjadi di luar lingkungan sekolah.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban, Leyanson TM Siagian mengatakan, korban dan terduga pelaku merupakan teman sepermainan yang sama-sama masih berstatus pelajar.
"Korban masih duduk di kelas XI SMK dan terduga pelaku juga masih di bawah umur. Kami berharap kasus ini dapat diungkap secara terang agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi," ujarnya.
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar W
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perjuangan tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera memadamkan kebakara
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Muhammad Fahri, siswa salah satu SMK di Pekanbaru yang jenaza
Hukrim
Kemnaker Perkuat Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
TNI/Polri
Lima orang Pramuka Penggalang siswa UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, termasuk dalam 32
Pendidikan
kabarmelayu.com,SIAK Seorang remaja dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, tepatnya di depan Taman Singapur, Kabupaten Siak, Rabu (5/8/2026)
Peristiwa
kabarmelayu.com,PELALAWAN Antono (40), seorang petani karet di Labupaten Pelalawan, Riau, dilarikan ke rumah sakit usai diserang seekor b
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui dinas kesehatan (Dinkes) dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) terus
Kesehatan
Ekraforia 2026, BCN dan Pemkab Bengkalis Gandeng Kemenko PM dan ICCN
Pemerintahan
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMASMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
Article