Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Italia Diisolasi, Wanita Terjebak Bersama Jasad Suami

Harijal - Rabu, 11 Maret 2020 15:02 WIB
Italia Diisolasi, Wanita Terjebak Bersama Jasad Suami
(Chinatopix via AP)
Ilustrasi pasien virus corona.

JAKARTA - Tangisan seorang perempuan yang datang dari balkon apartemen di Italia terdengar oleh tetangga di sebelahnya. Ia menangis minta tolong karena sang suami meninggal akibat virus corona (Covid-19) sejak Senin (10/3) waktu setempat. 

Namun, kebijakan pemerintah untuk mengisolasi seluruh wilayah Italia membuat perempuan itu terjebak di dalam apartemen bersama jasad suami selama berjam-jam.

Wali Kota Borghetto Santo Spirito Giancarlo Canepa melaporkan pria itu meninggal sekitar pukul 2 pagi waktu setempat. Ia mengungkapkan bahwa protokol karantina tidak mengizinkan siapapun untuk mendekati jasad tersebut.

Baca Juga:

"Ya, betul, ia masih di sana dengan jasad suaminya dan kita tidak akan bisa memindahkannya sampai hari Rabu pagi," katanya kepada CNN, Selasa (11/3).

Canepa juga menjelaskan situasi ini sebetulnya dapat diicegah. Namun, pria tersebut menolak untuk dirawat di RS setempat ketika dinyatakan positif virus corona, sehingga keadaannya semakin parah dan kemudian meninggal.

Baca Juga:

Situasi miris ini pun menjadi berita utama di beberapa media Italia. Mereka mengangkat kisah sang istri yang mulai putus asa karena terkurung bersama jasad suaminya selama berjam-jam.

Salah satu media televisi di sana, IVG.TD, meliput kejadian ini dan membuat video wawancara dengan beberapa tetangga yang tinggal di apartemen itu.

Mereka ikut berduka dan kasihan kepada sang istri setelah mengetahui kabar meninggal tersebut. Para tetangga juga menyayangkan karena tidak ada seorangpun yang datang untuk membantu ataupun menenangkan perempuan itu.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian

"Sekarang, hal yang paling penting adalah untuk memikirkan istrinya, sendirian bersama dengan jasad suaminya. Kami memikirkan dia dan situasi yang dihadapinya," kata salah seorang tetangga yang tidak mau disebutkan namanya.

Anggota keluarga sang suami juga dilaporkan merasa putus asa.

Italia menjadi negara dengan korban virus corona terbanyak setelah China. Hingga Selasa kemarin, pemerintah mencatat 168 kematian baru karena virus tersebut, dengan total kematian sebanyak 631 orang. Sementara, jumlah keseluruhan kasus di Italia sebanyak 10.149 kasus.

Pemerintah Italia juga telah memutuskan mengisolasi wilayahnya secara nasional per Selasa kemarin.

Sebelumnya pemerintah Italia telah menutup seluruh wilayah Lombardia, beberapa wilayah Veneto, wilayah Piemonte, dan wilayah Marche yang mencakup Provinsi Pesaro-Urbino.

Selain mengisolasi, pemerintah Italia meliburkan seluruh kegiatan sekolah. Sebagian besar kegiatan perkantoran juga dihentikan. Hal itu dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 di negara tersebut.

Di seluruh dunia, korban meninggal akibat virus corona, hingga hari ini, mencapai 4.295 orang, dengan jumlah kasus sebanyak 119.179 orang dan 66.617 di antaranya dinyatakan sembuh. 

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang
Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu Olimpiade Nasional POSI IPB
Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Sudah Hampir 1.000 Orang
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Kemenhan Akui 5 Calon Manajer Kopdes dan KNMP Meninggal Saat Latsarmil
Siap Berlaga, Utusan Bengkalis pada MTQ ke-44 Riau di Kuansing Tuntas Registrasi Ulang
komentar
beritaTerbaru