Cegah Peredaran Narkoba, Polresta Pekanbaru Tingkatkan Patroli di Kampung Dalam
Cegah Peredaran Narkoba, Polresta Pekanbaru Tingkatkan Patroli di Kampung Dalam
Hukrim
Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Firdaus, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Kehadiran orang-orang ini menyita perhatian warga sekitar yang penasaran. Uniknya lagi, mereka menari sambil membagikan bunga kepada warga yang melintas.
Dengan iringan musik dari pengeras suara, mereka sesekali menyapa penghuni rumah menggunakan mikrofon. Suasana yang tercipta lebih mirip pesta kejutan dibanding aksi penagihan.
Baca Juga:
Mereka juga memasang tiga spanduk berisi pesan-pesan yang ditujukan kepada penghuni rumah bernama Suriyadi. Salah satu spanduk berisi permohonan agar uang milik seseorang bernama Budi asal Medan segera dikembalikan.
Ada pula spanduk yang bertuliskan pesan moral tentang pentingnya menepati janji dan memenuhi kewajiban membayar utang. Sementara spanduk lainnya menampilkan sejumlah bukti transfer dengan nilai yang disebut mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga:
Kalimat-kalimat menggelitik juga menghiasi aksi tersebut. Salah satunya "Susah Nyari Jodoh, Lebih Susah Nagih Uang" yang mengundang senyum warga yang menyaksikan.
Respons warga pun beragam. Seorang pengendara yang melintas bahkan sempat berkelakar kepada para penagih bahwa orang yang mereka cari memang sudah banyak dicari orang lain.
Candaan itu langsung disambut tawa oleh rombongan penagih yang mengaku hanya datang untuk memberikan "kejutan istimewa".
Salah seorang penagih bernama Muwek mengatakan, mereka sengaja memilih cara santai dan menghibur untuk menyampaikan pesan kepada penghuni rumah agar tetap semangat serta segera menyelesaikan kewajibannya.
Menurutnya, aksi tersebut tidak bertujuan membuat keributan, melainkan sebagai bentuk pengingat yang dikemas dengan cara unik. Ia bahkan menyebut kegiatan serupa akan kembali dilakukan hingga pesan yang mereka bawa tersampaikan.
Setelah beberapa jam, penghuni rumah yang dimaksud tidak kunjung terlihat. Rumah tersebut tampak sepi dengan hanya sebuah sepeda motor terparkir di garasi.
Seorang warga sekitar membenarkan bahwa rumah itu merupakan milik Suriyadi yang diketahui merupakan ayah dari seorang selebgram Pekanbaru yang belakangan sempat menjadi sorotan publik.
Menjelang Zuhur, rombongan penagih akhirnya membubarkan diri karena orang yang dicari tak kunjung muncul. Namun kepergian mereka justru memunculkan komentar lucu dari warga yang merasa terhibur.
"Lho, kok cepat kali pulangnya? Joget-joget lagi lah," celetuk seorang warga yang disambut gelak tawa para penagih.
Peristiwa tersebut menjadi tontonan unik bagi warga sekitar. Di tengah berbagai kisah penagihan utang yang kerap berujung ketegangan, aksi penagih dengan membawa bunga sambil berjoget dan menyebarkan pesan moral ini justru menghadirkan suasana berbeda.
Cegah Peredaran Narkoba, Polresta Pekanbaru Tingkatkan Patroli di Kampung Dalam
Hukrim
Pamit dari Riau, Komjen Herry Heryawan Titip Pesan Lestarikan Gajah dan Alam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Kebakaran menghanguskan satu unit rumah yang dihuni oleh Suherman (41) di RT 001 RW 002 Dusun Pasir Putih Barat Desa
Peristiwa
kabarmelayu.com,KUANSING Harapan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk memiliki kantor sendiri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menyisir dua daerah rawan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, Pangeran Hidayat (Panger) dan Kampung D
Hukrim
kabarmelayu.com, KAMPAR Untuk efisiensi, kenyamanan dan keselamatan, sebanyak 38 siswa Sekolah Terbuka UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Pendidikan
kabarmelayu.com,ROHUL Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil mengamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program Imunisasi Kejar dengan target 3.425 anak yang
Kesehatan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial