Nilai Kelapa Inhil Anjlok, Pemerintah Diminta Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Dr. Syahrul Aidi Maazat, meminta pemerintah segera melakukan int
Parlemen
Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Firdaus, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Kehadiran orang-orang ini menyita perhatian warga sekitar yang penasaran. Uniknya lagi, mereka menari sambil membagikan bunga kepada warga yang melintas.
Dengan iringan musik dari pengeras suara, mereka sesekali menyapa penghuni rumah menggunakan mikrofon. Suasana yang tercipta lebih mirip pesta kejutan dibanding aksi penagihan.
Baca Juga:
Mereka juga memasang tiga spanduk berisi pesan-pesan yang ditujukan kepada penghuni rumah bernama Suriyadi. Salah satu spanduk berisi permohonan agar uang milik seseorang bernama Budi asal Medan segera dikembalikan.
Ada pula spanduk yang bertuliskan pesan moral tentang pentingnya menepati janji dan memenuhi kewajiban membayar utang. Sementara spanduk lainnya menampilkan sejumlah bukti transfer dengan nilai yang disebut mencapai ratusan juta rupiah.
Baca Juga:
Kalimat-kalimat menggelitik juga menghiasi aksi tersebut. Salah satunya "Susah Nyari Jodoh, Lebih Susah Nagih Uang" yang mengundang senyum warga yang menyaksikan.
Respons warga pun beragam. Seorang pengendara yang melintas bahkan sempat berkelakar kepada para penagih bahwa orang yang mereka cari memang sudah banyak dicari orang lain.
Candaan itu langsung disambut tawa oleh rombongan penagih yang mengaku hanya datang untuk memberikan "kejutan istimewa".
Salah seorang penagih bernama Muwek mengatakan, mereka sengaja memilih cara santai dan menghibur untuk menyampaikan pesan kepada penghuni rumah agar tetap semangat serta segera menyelesaikan kewajibannya.
Menurutnya, aksi tersebut tidak bertujuan membuat keributan, melainkan sebagai bentuk pengingat yang dikemas dengan cara unik. Ia bahkan menyebut kegiatan serupa akan kembali dilakukan hingga pesan yang mereka bawa tersampaikan.
Setelah beberapa jam, penghuni rumah yang dimaksud tidak kunjung terlihat. Rumah tersebut tampak sepi dengan hanya sebuah sepeda motor terparkir di garasi.
Seorang warga sekitar membenarkan bahwa rumah itu merupakan milik Suriyadi yang diketahui merupakan ayah dari seorang selebgram Pekanbaru yang belakangan sempat menjadi sorotan publik.
Menjelang Zuhur, rombongan penagih akhirnya membubarkan diri karena orang yang dicari tak kunjung muncul. Namun kepergian mereka justru memunculkan komentar lucu dari warga yang merasa terhibur.
"Lho, kok cepat kali pulangnya? Joget-joget lagi lah," celetuk seorang warga yang disambut gelak tawa para penagih.
Peristiwa tersebut menjadi tontonan unik bagi warga sekitar. Di tengah berbagai kisah penagihan utang yang kerap berujung ketegangan, aksi penagih dengan membawa bunga sambil berjoget dan menyebarkan pesan moral ini justru menghadirkan suasana berbeda.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Dr. Syahrul Aidi Maazat, meminta pemerintah segera melakukan int
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, S.E., M.T., menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijria
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mewaspadai sebaran asap yang bergerak dari wilayah sela
Lingkungan
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Gelar Penyuluhan TOGA, PHBS dan Gizi Bersama PKK Desa Senama Nenek
Article
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hingga malam tadi, Sabtu (22/8/2026), pulau Sumatera terpantau terdapat 1589 titik panas (hotspot). Angka ini ja
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kegiatan LTII Kwartir Ranting Binawidya resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru y
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melarang penerbangan drone di sekitar area pemadaman ke
Lingkungan
Peringati Hari Pramuka ke65, Bupati Siak Ajak Generasi Muda Sukseskan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Pemerintahan
Oleh Rosmely, SHSETIAP kali panen kelapa melimpah, petani Indragiri Hilir kembali dihadapkan pada persoalan klasik, harga turun. Alasannya
Opini