24 Perusahaan Keroyok Perbaikan Ruas Jalan Minas-Perawang
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perbaikan ruas Jalan Simpang MinasSimpang PemdaSimpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau mulai dilaksanaka
Sosial
BEIJING - China diprediksi bakal menghadapi gelombang kedua infeksi virus corona (Covid-19). Penasihat kesehatan pemerintah setempat memperingatkan, kemungkinan tersebut muncul lantaran kurangnya kekebalan di antara penduduk negeri tirai bambu terhadap virus yang telah merenggut 313.633 nyawa penduduk dunia itu.
Setelah berbulan-bulan menerapkan karantina wilayah (lockdown) dan menyetop perjalanan ke berbagai negara, sebagian besar upaya China dianggap berhasil mengendalikan virus corona. Akan tetapi, kini muncul kekhawatiran akan gelombang kedua infeksi yang meningkat di sejumlah provinsi yang berada di kawasan timur laut China, termasuk di Kota Wuhan, tempat asal virus itu.
"Mayoritas orang China saat ini masih rentan terhadap infeksi Covid-19, karena kurangnya kekebalan,” kata pakar kesehatan China, Zhong Nanshan, kepada CNN, seperti dikutip AFP, Minggu (17/5/2020).
Baca Juga:
“Kami menghadapi tantangan besar. (Kondisi di China) ini tidak lebih baik daripada negara-negara lain yang saya pikir saat ini,” ujarnya.
Zhong, ilmuwan yang turut membantu mengungkap skala wabah sindrom pernafasan akut parah (SARS) pada 2003, juga mengatakan bahwa pihak berwenang di Kota Wuhan tidak pernah melaporkan kasus selama masa-masa awal pandemi Covid-19.
Baca Juga:
“Pemerintah setempat, mereka tidak mau mengatakan yang sebenarnya pada waktu itu. Saya tidak percaya dengan hasil (jumlah kasus yang dilaporkan) itu, jadi saya (terus) bertanya dan kemudian, mereka harus memberikan saya angka sebenarnya,” kata Zhong, yang juga menjadi bagian dari tim ahli yang dikirim ke Wuhan untuk menyelidiki wabah tersebut kala itu.
Namun, kata Zhong, dia akhirnya percaya dengan data yang diterbitkan setelah Wuhan dikarantina total pada akhir Januari lalu, juga ketika pemerintah pusat mengambil kendali atas tanggap wabah Covid-19.
Saat ini, para ilmuwan dan perusahaan farmasi berlomba-lomba menemukan vaksin corona. Zhong memperingatkan, penemuan vaksin yang sempurna untuk Covid-19 mungkin bisa memakan waktu bertahun-tahun.
(iNews.id)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perbaikan ruas Jalan Simpang MinasSimpang PemdaSimpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau mulai dilaksanaka
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMAN 8 Pekanbaru pada ajang Senior High School Olympiade tingkat nasional
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah menjadi 920 orang dan seti
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mencatat sebanyak lima orang peserta latihan dasar militer (latsarmil) untuk par
Peristiwa
kabarmelayu.com,KUANSING Kafilah Kabupaten Bengkalis disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) saat tiba untuk
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KUANSING Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT diwakili Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Raky
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau terus menggenjot capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi R
Kesehatan
kabarmelayu.com,BANDARLAMPUNG Persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV terus dimatangkan. SIWO PWI Lampu
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Cipta Lestari hari ini miliki nahkoda baru. Ditetapkan, Suryad
Ekbis