Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

Hati-Hati, Pakar Peringatkan soal Gelombang Kedua Infeksi Corona di China

Harijal - Minggu, 17 Mei 2020 17:55 WIB
Hati-Hati, Pakar Peringatkan soal Gelombang Kedua Infeksi Corona di China
(Foto: AFP)
Pakar kesehatan China, Zhong Nanshan.

BEIJING - China diprediksi bakal menghadapi gelombang kedua infeksi virus corona (Covid-19). Penasihat kesehatan pemerintah setempat memperingatkan, kemungkinan tersebut muncul lantaran kurangnya kekebalan di antara penduduk negeri tirai bambu terhadap virus yang telah merenggut 313.633 nyawa penduduk dunia itu.

Setelah berbulan-bulan menerapkan karantina wilayah (lockdown) dan menyetop perjalanan ke berbagai negara, sebagian besar upaya China dianggap berhasil mengendalikan virus corona. Akan tetapi, kini muncul kekhawatiran akan gelombang kedua infeksi yang meningkat di sejumlah provinsi yang berada di kawasan timur laut China, termasuk di Kota Wuhan, tempat asal virus itu.

"Mayoritas orang China saat ini masih rentan terhadap infeksi Covid-19, karena kurangnya kekebalan,” kata pakar kesehatan China, Zhong Nanshan, kepada CNN, seperti dikutip AFP, Minggu (17/5/2020).

Baca Juga:

“Kami menghadapi tantangan besar. (Kondisi di China) ini tidak lebih baik daripada negara-negara lain yang saya pikir saat ini,” ujarnya.

Zhong, ilmuwan yang turut membantu mengungkap skala wabah sindrom pernafasan akut parah (SARS) pada 2003, juga mengatakan bahwa pihak berwenang di Kota Wuhan tidak pernah melaporkan kasus selama masa-masa awal pandemi Covid-19.

Baca Juga:

“Pemerintah setempat, mereka tidak mau mengatakan yang sebenarnya pada waktu itu. Saya tidak percaya dengan hasil (jumlah kasus yang dilaporkan) itu, jadi saya (terus) bertanya dan kemudian, mereka harus memberikan saya angka sebenarnya,” kata Zhong, yang juga menjadi bagian dari tim ahli yang dikirim ke Wuhan untuk menyelidiki wabah tersebut kala itu.

Namun, kata Zhong, dia akhirnya percaya dengan data yang diterbitkan setelah Wuhan dikarantina total pada akhir Januari lalu, juga ketika pemerintah pusat mengambil kendali atas tanggap wabah Covid-19.

Saat ini, para ilmuwan dan perusahaan farmasi berlomba-lomba menemukan vaksin corona. Zhong memperingatkan, penemuan vaksin yang sempurna untuk Covid-19 mungkin bisa memakan waktu bertahun-tahun.

(iNews.id)

SHARE:
beritaTerkait
Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota
Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan
Perdana Digelar, Rakor Damkar Kabupaten Kota se-Riau Satukan Langkah Perkuat Penanganan Kebakaran
Salim, S. Pd, Ketua Kwarran Siak Hulu Terima Lencana Melati Pramuka: Pengabdian, Kesetiaan dan Dedikasi
Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan
komentar
beritaTerbaru