Selasa, 06 Oktober 2026 WIB

WNI di Malaysia Diminta Tidak Panik Selama Total Lockdown

Harijal - Sabtu, 29 Mei 2021 21:11 WIB
WNI di Malaysia Diminta Tidak Panik Selama Total Lockdown
Seorang pria yang mengenakan masker berjalan melewati iklan Hello Kitty di luar sebuah toko serba ada di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (4/5/2020). (AP/Vincent Thian)

KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia menetapkan total lockdown pada 1 hingga 14 Juni 2021. Total lockdown ini jauh lebih ketat ketimbang lockdown liburan Idul Fitri. 

Nyaris semua sektor harus berhenti beroperasi selama total lockdown, kecuali sektor esensial. Kebijakan ini diambil karena kasus harian sudah meroket hingga 8.000 sehari.

KBRI Kuala Lumpur mengimbau agar WNI tetap tenang. Saat ini, pihak kedubes masih menungga aturan lengkap dari pemerintah. Saluran komunikasi akan terus dipantau secara intens bagi WNI yang ingin memberikan laporan.

Baca Juga:

"Semalam terdapat pengumuman lockdown dari Pemerintah Malaysia.Masih ditunggu SOP lockdown yang Masih disusun Pemerintah Malaysia. KBRI mengimbau agar masyarakat tetap tenang tidak panik karena KBRI bersama dengan masyarakat," jelas Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar, kepada Liputan6.com, Sabtu (29/5/2021).

Pihak KBRI sudah menyiapkan rencana pemberian bantuan logistik. Selanjutnya, kedubes akan memastikan supaya alokasi bantuan bisa tepat sasaran. 

Baca Juga:

"Tentunya Kita pastikan WNI yang benar-benar terdampak dengan bantuan logistik," jelas Yoshi.

(sumber: Liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil H. Herman Dorong Pembina Pramuka Saling Belajar dan Berbagi Pengalaman
Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis yang Berdampak Bagi Masyarakat Sekitar
Polsek Cerenti Musnahkan Rakit PETI
Kemenkeu Cicil Utang, DBH Migas Siak Justru Anjlok Drastis
Kabut Asap, UPT SDN 011 Desa Baru Batasi Kegiatan di Luar Ruangan
Pagi Ini Kualitas Udara Pekanbaru Sudah di Level Berbahaya!
komentar
beritaTerbaru