Minggu, 28 Juni 2026 WIB

KTT ASEAN Segera Digelar: Hotel Penuh, Tamu Nginap di Kapal

Harijal - Jumat, 05 Mei 2023 21:21 WIB
KTT ASEAN Segera Digelar: Hotel Penuh, Tamu Nginap di Kapal
Foto: High Level Seminar (HLS) From ASEAN to The World “Payment System in Digital Era”. (CNBC Indonesia/Cantika Dinda)

JAKARTA - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 akan segera digelar 9-11 Mei di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini membuat akomodasi di wilayah tersebut diburu banyak tamu.

Dalam laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat, kamar-kamar hotel di wilayah sudah penuh sejak awal Mei. Hal ini pun membuat mereka yang akan menghadiri acara terpaksa mencari sejumlah alternatif lain.

Selain menyewa rumah warga, muncul alternatif penginapan lain, yakni akomodasi terapung. Kementerian Perhubungan menugaskan PT. Pelni (Persero) untuk mengoperasikan kapal KM Sinabung sebagai alternatif akomodasi terapung selama KTT ASEAN 2023.

Baca Juga:

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha menyebut kapal KM Sinabung rencananya akan sandar di Dermaga Waterfront Labuan Bajo mulai tanggal 7-12 Mei 2023. Akomodasi terapung akan diprioritaskan untuk menampung tamu asing yang terdiri dari wartawan atau media asing yang tidak mendapatkan akomodasi di darat

"Kapal Sinabung memiliki panjang 150 meter dan kapasitas untuk menampung kurang lebih 2.000 pax atau tamu. Kapal ini akan disandarkan bersebelahan dengan kapal KRI yang difungsikan sebagai RS Terapung atau Emergency di Dermaga Waterfront Labuan Bajo," kata Arif melalui rilis yang diterima CNBC Indonesia, Jumat (5/5/2023).

Baca Juga:

Selain menugaskan KM Sinabung, Arif mengungkapkan pihaknya melalui Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo juga telah mengatur penempatan sepuluh kapal Pinisi terbaik. Kapal-kapal ini nantinya akan dijadikan sebagai background meeting di perairan depan Hotel Meruorah, yang juga digunakan untuk Meeting, Incentive Convention and Exhibition (MICE) serta lokasi akomodasi bagi para delegasi.

"Penempatan kapal pinisi sebagai background ini merupakan salah satu upaya kita untuk memperkenalkan dan mempromosikan pariwisata Labuan Bajo kepada tamu-tamu asing, sehingga dapat menjadi alternatif wisata lain di Indonesia selain Bali," ujar Arif.

Terkait keamanan di sisi transportasi laut, Arif menyampaikan pihaknya akan menerjunkan kapal patroli KPLP, KN Chundamani P.116 milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak untuk melakukan patroli di sekitar perairan Labuan Bajo.

"Kami juga menyiagakan personil Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) untuk turut menjaga dan mengamankan rangkaian acara KTT ASEAN ke-42 ini," tukasnya.

PHRI Manggarai memperkirakan 5.000 orang akan datang saat KTT ASEAN. Terdiri dari pemimpin negara dan rombongan delegasi dari 11 negara ASEAN dan Sekjen ASEAN, panitia, tenaga pengamanan, hingga jurnalis.


baca di sini..

SHARE:
beritaTerkait
Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu Olimpiade Nasional POSI IPB
Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Sudah Hampir 1.000 Orang
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Kemenhan Akui 5 Calon Manajer Kopdes dan KNMP Meninggal Saat Latsarmil
Siap Berlaga, Utusan Bengkalis pada MTQ ke-44 Riau di Kuansing Tuntas Registrasi Ulang
Bupati Inhil Hadiri Malam Ta’aruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ Ke -44 Tingkat Provinsi Riau 2026
komentar
beritaTerbaru