Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Pemerintahan
JAKARTA - Arab Saudi buka suara terkait perang Hamas, faksi Palestina dan Israel. Negeri Raja Salman bin Abdulaziz itu mengatakan terus memantau dengan cermat perkembangan situasi di antara kedua belah pihak.
Melalui Kementerian Luar Negeri, kerjaan mengaku situasi saat ini belum pernah terjadi sebelumnya. Tingkat kekerasan sangat tinggi di beberapa lini di sana.
"Kerajaan Arab Saudi menyerukan penghentian segera eskalasi antara kedua belah pihak, perlindungan warga sipil, dan pengendalian diri," tegasnya dikutip dari Al Arabia, Senin (9/10/2023).
Baca Juga:
"Kerajaan Arab Saudi juga mengingatkan kembali peringatannya.. bahwa situasi berbahaya saat ini adalah akibat dari pendudukan (Israel) yang terus berlanjut, perampasan hak-hak sah rakyat Palestina dan provokasi sistematis," tambah Arab Saudi.
Arab Saudi pun meminta kembali komunitas internasional untuk memikul tanggung jawab bersama serta mengaktifkan proses perdamaian Palestina dan Israel. Langkah ini diambil agar memicu solusi dua negara untuk mencapai keamanan dan perdamaian di kawasan.
Baca Juga:
Hal yang sama sebelumnya juga dikatakan Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. Ia menyerukan diakhirinya eskalasi kekerasan menyusul serangan mendadak terhadap Israel oleh kelompok Hamas Palestina.
Komentar muncul setelah ia menerima telepon dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. Laporak Arab News menyebut keduanya membahas bahaya eskalasi militer yang terus berlanjut dan perlunya mencari cara untuk meredakan ketegangan.
Israel menggempur daerah kantong Palestina di Gaza pada Minggu setelah serangan dilakukan Hamas, Sabtu. Serangan udara Israel menghantam blok perumahan, terowongan, masjid dan rumah pejabat Hamas di Gaza.
Dalam laman yang sama disebut bahwa 400 warga Gaza tewas, termasuk 20 anak-anak. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sendiri telah berjanji untuk melakukan balas dendam yang besar.(sumber)
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuk
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KARAWANG Kawasan industri tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat berdirinya pabrik dan masuknya investasi. Kawasan ind
Parlemen
kabarmelayu.com,KUANSING Kepolisian Sektor (Polsek) Cerenti kembali menunjukkan komitmen memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin
Hukrim
"Kalau memang kontribusinya disebut turun, kami ingin tahu apa dasarnya. Liftingnya berapa, produksinya berapa, dan bagaimana angka itu dihi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Wilayah Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, termasuk salah satu daerah terdampak kabut asap tebal pagi ini, Selas
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah beberapa waktu berada di level Tidak Sehat dan Sangat Tidak Sehat, pagi ini BMKG mencatat kualitas udara
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sekolah di Pekanbaru kembali melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, Selasa dan Rabu (67 Ok
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Indonesia memastikan tak akan mengizinkan gelaran konser musik Israel Houghton di Jakarta. Menteri Koordinator Bid
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Zulkifli Syukur saat menghadiri Pengukuhan Guru Besar UIN
Pendidikan