Senin, 05 Oktober 2026 WIB

Pernyataan Donald Trump di Arab Saudi Dikecam

Harijal - Senin, 22 Mei 2017 23:18 WIB
Pernyataan Donald Trump di Arab Saudi Dikecam
AP
Presiden AS Donald Trump bersama Raja Salman di Riyadh, (21/5).

GAZA - Hamas mengecam pernyataan Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya di Arab Saudi, yang menghubungkan gerakan itu dengan aksi terorisme. Menurut Hamas, pernyataan Trump dapat menunjukkan dukungan penuh AS terhadap Israel.

"Pernyataan yang menggambarkan Hamas sebagai kelompok teror telah dikecam dan merupakan bentuk distorsi kepada citra kami, serta menunjukkan dukungan yang jelas terhadap pendudukan Zionis," ujar juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum, Ahad (21/5).

Barhoum menggambarkan pidato tersebut sebagai konfirmasi bahwa Trump telah mengikuti kebijakan pemerintah AS sebelumnya. Trump berpidato di hadapan pemimpin dari 55 negara Muslim di Riyadh, Arab Saudi dan mengatakan bahwa mereka harus menjadi pemimpin dalam memerangi radikalisasi.

Baca Juga:

"Korban sejati ISIS, Alqaidah, Hizbullah, Hamas, dan begitu banyak lainnya, harus dihitung tidak hanya dalam jumlah korban tewas. Harus dihitung juga generasi yang lenyap," kata Trump, dikutip Aljazirah.

Hamas mengatakan, selama ini mereka bertempur untuk melawan pendudukan Israel, bukan Barat. Gerakan tersebut mengumumkan keputusan politik baru awal bulan ini yang menerima pembentukan negara Palestina di sepanjang perbatasan 1967, tanpa mengakui negara bagian Israel, dan mengatakan bahwa konflik di Palestina bukanlah masalah agama.

Baca Juga:

Pidato Trump disampaikan di hari kedua kunjungannya di Arab Saudi, Ahad (21/5). Ia sedang melakukan tur luar negeri pertama, yang juga akan mengunjungi Israel dan wilayah Palestina.

Aktivis Palestina akan menyerukan protes saat Trump mengunjungi Tepi Barat pada Selasa (23/5). Seruan unjuk rasa diajukan oleh sebuah kelompok yang menamakan dirinya Komite Kepemimpinan Nasional Tertinggi, yang mencakup berbagai faksi politik Palestina, termasuk gerakan Fatah.

Komite tersebut dibentuk untuk mendukung tahanan Palestina yang melakukan aksi mogok makan di penjara-penjara Israel. Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu mengatakan faksi-faksi Palestina menegaskan penolakan mereka terhadap posisi Amerika, yang bias mendukung pendudukan Israel.(ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Peringatan HUT Ke-81 TNI, Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit
PSPS Curi Tiga Poin dari Semen Padang FC
Ditreskrimsus Polda Riau Selidiki Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk Diduga Bermasalah Temuan Personil Deninteldam XIX/Tuanku Tambusai
Resmi Jadi Kapolda Riau, Irjen Arman Achdiat Bawa Misi Polisi Berempati dan Peduli
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Kemkomdigi Minta Operator Seluler Optimalkan Perlindungan Sisa Kuota
komentar
beritaTerbaru