Raih 1.395 Poin, Fahmil Beregu Putra Bengkalis Melaju ke Final
Raih 1.395 Poin, Fahmil Beregu Putra Bengkalis Melaju ke Final
Pemerintahan
MOSKOW - Warga Muslim di Moskow berkumpul di depan kedutaan besar Myanmar di ibu kota Rusia itu dan menggelar aksi solidaritas bagi Muslim Rohingya yang tertindas di Rakhine. Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan ribuan orang berkumpul dengan penjagaan ketat dari polisi.
Dalam rekaman video yang tersebar melalui Twitter terdengar massa yang berkumpul berseru "Allahu Akbar!" dan meneriakkan seruan-seruan terhadap Pemerintah Myanmar. Laporan yang dilansir RT, Minggu (3/9/2017) menyebutkan, ribuan orang ikut serta dalam aksi yang tidak direncanakan tersebut.
Pemimpin Chechnya, daerah mayoritas Muslim di Rusia, Ramzan Kadyrov melalui media sosial Instagram mengatakan, dirinya siap untuk menggelar aksi serupa di Ibu Kota Chechnya, Grozny pada 4 September mendatang. Kadyrov menambahkan, warga Muslim Chechnya akan menggelar salat bersama dan mendoakan saudara-saudara mereka di Myanmar.
Baca Juga:
Situasi keamanan dan kemanusiaan yang terjadi di Rakhine telah memicu reaksi dunia internasional. Lebih dari 40 ribu warga Muslim Rohingya di wilayah itu terdampar dan tidak dapat mengungsi ke lokasi yang aman menyusul sejumlah kekerasan dan operasi militer di Rakhine.
Ribuan rumah warga Rohingya telah dibakar dan ratusan orang telah tewas dalam konflik antara militan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) dan tentara Myanmar yang kembali pecah bulan lalu.
Baca Juga:
Kelompok hak asasi manusia (HAM) menuding tentara Myanmar berada di balik pembakaran dan pembantaian warga Muslim di Rakhine tersebut. Namun, Pemerintah Myanmar membantah tuduhan tersebut dan menyatakan semua itu adalah perbuatan dari militan ARSA.
Persekusi terhadap orang-orang Rohingya di Myanmar telah berlangsung sejak lama terutama sejak 1970-an. Saat itu, Pemerintah Myanmar melakukan berbagai operasi militer dan kebijakan diskriminatif yang membatasi pertumbuhan warga Rohingya. Keadaan semakin buruk pada 1982 saat junta militer memutuskan untuk tidak mengakui warga Rohingya sebagai warga negara.
Raih 1.395 Poin, Fahmil Beregu Putra Bengkalis Melaju ke Final
Pemerintahan
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Lakukan Pendampingan Berkelanjutan, 10 Hektare Lahan Jagung Telah Tertanam Bersama Kelompok Tani
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kontingen Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Pekanbaru sukses menorehkan prestasi di ajang Kej
Sport
kabarmelayu.comJAKARTA Sorotan publik kini tertuju pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, seiring dengan dirilisnya jadwal sidang prape
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Atlet Panahan Kota Pekanbaru memborong medali emas, perak dan perunggu pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junio
Sport
Bupati Siak Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Pemerintahan
Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Stand Bazar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat pada hari pertama pem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi melepas 70 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qura
Pemerintahan