Kamis, 08 Oktober 2026 WIB

Pengungsi Rohingya Laporkan Ada Kekerasan Baru di Rakhine

Harijal - Selasa, 19 September 2017 09:47 WIB
Pengungsi Rohingya Laporkan Ada Kekerasan Baru di Rakhine
VOA
Warga Rohingya yang mengungsi ke Bangladesh (ilustrasi).

COX’S BAZAR - Muslim Rohingya yang melarikan diri dari serangan militer Myanmar tiba di Bangladesh pada hari Senin, (18/9). Mereka melaporkan terjadinya kekerasan baru dan pembakaran terhadap rumah-rumah Muslim Rohingya hingga menewaskan 12 orang.

Kelompok HAM meminta diberikan sanksi dan embargo senjata kepada Pemerintah Myanmar untuk menghentikan pemusnahan etnis Rohingya. Myanmar yang mayoritas beragama  Budha mengatakan, pasukannya sedang melakukan operasi pembersihan terhadap pemberontak Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA).

Ratusan pengungsi Rohingya melakukan perjalanan dengan kapal kecil ke sebuah pulau di ujung selatan Bangladesh pada hari Ahad dan Senin. Mereka menceritakan penganiayaan dan penghancuran rumah-rumah mereka. "Tentara datang dan mereka membakar rumah kami, mereka membunuh orang kami. Ada juga mobilisasi sekelompok orang Rakhine," kata Usman Goni, (55 tahun).

Baca Juga:

Goni turun dari kapal dengan tujuh anaknya dan istrinya. Ia membawa sebuah karung. Banyak pengungsi Rohingya mengatakan, warga sipil Budha Rakhine bergabung dengan tentara Myanmar dalam melakukan serangan ke Muslim Rohingya.

Myanmar membantahnya dan telah menyalahkan gerilyawan Muslim atas kekerasan tersebut. Myanmar telah menutup Rakhine dari pekerja kemanusiaan dan wartawan. Kelompok HAM mengatakan, citra satelit menunjukkan sekitar 80 desa Muslim terlihat membara akibat pembakaran. Mereka telah melihat bukti adanya serangan pembakaran terhadap penduduk desa Budha, namun dalam skala yang jauh lebih kecil.

Baca Juga:

Sumber : reuters

SHARE:
beritaTerkait
19 Tahun PPWI, Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja
Kecamatan Tenayan Raya dan Lintas Sektor Bagikan Ribuan Masker
Panglima TNI Hadiri Penyerahan Hasil Penertiban Kawasan Hutan Tahap Kedelapan
Kepala BNNK Pekanbaru Bekali 2.900 Mahasiswa Baru Unilak tentang Bahaya Narkoba
Dewan Pengurus Korpri Inhil 2026-2031 Dikukuhkan
komentar
beritaTerbaru