Semarak HUT RI ke-81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Semarak HUT RI ke81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Sport
Nasib baik menghampiri seorang guru sains di Kenya. Kebiasaannya menyedekahkan gajinya kepada orang-orang miskin, rupanya mendatangkan keberkahan kepadanya.
Seperti dilansir dari abc.net.au, Senin 25 Maret 2019, guru bernama Peter Tabichi itu mendapatkan hadiah 1 juta dolar AS, atau sekitar 14,2 miliar rupiah atas pengabdiannya di sekolah tempat dia mengajar. Hadiah itu bernama The Global Teacher Prize, yang dikelola yayasan The Varkey Foundation.
"Saya merasa luar biasa. Saya tidak bisa mempercayainya. Saya merasa sangat senang berada di antara guru-guru terbaik di dunia, menjadi yang terbaik di dunia," katanya setelah upacara penghargaan.
Baca Juga:
Tabichi mengajar di Sekolah Menengah Keriko di Desa Pwani. Sebanyak 80 siswa menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Disebutkan bahwa 95 persen murid hidup miskin dan 30 persen adalah yatim piatu atau dari keluarga orang tua tunggal. Masalah sosial seperti penyalahgunaan narkoba, kehamilan remaja dan pernikahan dini menyebabkan tingginya angka putus sekolah di daerah tersebut.
Baca Juga:
Tabichi pun berencana menggunakan uang hadiah itu untuk meningkatkan sekolah dan memberi makan orang miskin. Dia mengatakan meskipun ada tantangan yang dihadapi murid-muridnya, dengan kerja keras, keterampilan mereka meningkat.
"Saya sangat bangga dengan murid-murid saya," katanya.
Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, mengatakan kisah Tabichi adalah "cerita Afrika" dan salah satu harapan bagi generasi mendatang.
Penghargaan Guru Dunia diberikan oleh Varkey Foundation, yang didirikan oleh Sunny Varkey. Sunny juga merupakan pendiri perusahaan pendidikan GEMS yang yang mengelola 55 sekolah di Uni Emirat Arab, Mesir, dan Qatar.
Setelah lima tahun berjalan, penghargaan itu jadi salah satu hadiah yang paling didambakan dan bergengsi bagi para guru. Pemenang sebelumnya adalah seorang guru seni Inggris yang mengajar anak-anak dari etnis yang beragam, guru Kanada yang mendidik siswa pribumi di wilayah Kutub Utara dengan tingkat bunuh diri yang tinggi, dan guru Palestina yang membantu anak-anak pengungsi Tepi Barat yang trauma dengan kekerasan.
(viva.co.id)
Semarak HUT RI ke81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Sport
Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru berhasil menyabet sebagai kelurahan terbaik III lomb
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ir. H. AMD. Junaidi AN, M.Si, menghadiri kegiatan Saraseha
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) menggelar Kejuaraan Balap Motor Piala W
Sport
kabarmelayu.com,PELALAWAN Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, menjadi salah satu titik yang
Lingkungan
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Untuk pertama kalinya sejak Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) berdiri di lingkungan Badan Penanggulangan dan P
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Salim, S. Pd, tokoh Pramuka di Kabupaten Kampar, menerima penghargaan Lencana Melati Pramuka dari Kwartir Nasional)
Pendidikan
kabarmelayu.com,ROHIL Kawal status quo, 12 pendiri koperasi JMB dan firma hukum brother & groups pasang plang peringatan hukum di lahan se
Hukrim