Bupati Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Bupati Siak Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Pemerintahan
JAKARTA - Bagi sebagian orang, tubuh basah akibat keringat setelah olahraga memang jadi kepuasan tersendiri. Anggapannya, makin banyak keringat berarti olahraga yang dilakukan sudah cukup keras sekaligus banyak membakar kalori.
Padahal, olahraga yang baik tidak menuntut Anda untuk berkeringat.
Lindsay Baker, Sweat Expert sekaligus ilmuwan di Gatorade Sport Science Institute menjelaskan ada banyak faktor yang mempengaruhi produksi keringat seseorang.
Baca Juga:
Pertama, intensitas. Ini hanya salah satu faktor Anda berkeringat. Makin intens atau keras olahraga yang dilakukan maka makin besar panas yang dihasilkan tubuh.
Baker menyebut, panas memicu tubuh untuk memproduksi lebih banyak keringat.
Baca Juga:
Keringat merupakan mekanisme pendinginan tubuh. Saat panas tubuh meningkat, kelenjar keringat memproduksi cairan di permukaan kulit.
Kedua, faktor genetik, berupa jenis kelamin dan berat badan. Orang dengan massa tubuh besar cenderung berkeringat lebih banyak karena mereka perlu usaha lebih untuk melakukan gerakan daripada orang dengan massa tubuh kecil.
Ketiga, lingkungan. Kondisi lingkungan turut mempengaruhi keringat Anda, termasuk kondisi temperatur juga kelembapan. Keduanya menentukan seberapa cepat keringat berevaporasi dan meninggalkan keringat yang bisa Anda rasakan dan lihat.
"Seberapa kelihatan keringat di kulit Anda tergantung dari banyak faktor. Di luar udara kering, berangin, Anda mungkin banyak berkeringat tapi tidak sadar," kata Baker dikutip dari Insider.
Anda tidak perlu khawatir jika tidak banyak berkeringat. Dalam risetnya terhadap ratusan atlet, rata-rata jumlah keringat sekitar 1 liter per 1 jam latihan. Jumlah ini pun bisa sangat bervariasi mulai dari setengah liter hingga 3 liter atau lebih.
Perlu diingat, keringat hanya salah satu faktor untuk menilai pengalaman olahraga, dan bukan jadi satu-satunya.
Satu hal yang tidak boleh Anda tinggalkan adalah menjaga kecukupan cairan. Berkeringat membuat tubuh kehilangan cairan dan elektrolit. Anda perlu segera mengganti cairan dan elektrolit dengan minum air baik sebelum atau setelah berolahraga.
"Banyak atlet yang tidak memikirkan minum dan hidrasi selama seharian hingga terlambat dan mereka harus mengejar kekurangan cairan. Ini sangat penting untuk hidrasi selama 24/7 dan mulai olahraga dalam kondisi terhidrasi," ia menyarankan.
(CNNIndonesia.com)
Bupati Siak Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Pemerintahan
Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Stand Bazar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat pada hari pertama pem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi melepas 70 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qura
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Time respons atau waktu respons dari Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 di Kota Pekanbaru terus dioptimalkan. Waktu resp
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perbaikan ruas Jalan Simpang MinasSimpang PemdaSimpang Tualang Timur, Kabupaten Siak, Riau mulai dilaksanaka
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMAN 8 Pekanbaru pada ajang Senior High School Olympiade tingkat nasional
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah menjadi 920 orang dan seti
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Lingkungan