Pemerintah Butuh 464.000 Guru, Pastikan Rekrutmen CPNS Digelar 2027
Pemerintah Butuh 464.000 Guru, Pastikan Rekrutmen CPNS Digelar 2027
TNI/Polri
PEKANBARU - Sebagai wujud untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima khususnya kepada pasien yang dirawat di RSUD Petala Bumi. Direktur RSUD Petala Bumi Sumiarti menyampaikan bahwa rumah sakit siap untuk melayani.
Hal tersebut disampaikannya saat dialog dalam program Riau Publik oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Riau di Rumah Sakit Petala Bumi Riau, Rabu (15/12/2021).
Direktur RSUD Petala Bumi Riau, Sumiarti menyampaikan bahwa saat ini RS Petala Bumi proses pengembangan rumah sakit unggulan stroke menuju rumah sakit rujukan otak.
Baca Juga:
"Tentunya, untuk menjadi rumah sakit rujukan kami telah melakukan kajian bersama Universitas Gadjah Mada (UGM)," katanya.
Karena, menurutnya perlunya dasar-dasar yang kuat terkait rumah sakit rujukan otak ini. Tentunya melihat apa yang paling dibutuhkan masyarakat khususnya berkenaan dengan layanan kesehatan di Provinsi Riau ini.
Baca Juga:
"Berdasarkan kajian yang cukup panjang kami memperoleh data dari BPS, Dinkes, rumah sakit swasta ditemukanlah bahwa penyakit stroke yang sering terjadi," ungkapnya.
Ia mengaku bahwa pihaknya bersama tim kajian juga telah melakukan koordinasi dengan rumah sakit rujukan stroke di Bukittinggi Sumatera Barat, berdasarkan data bahwa sekitar 70 - 80 persen pasien merupakan orang Riau.
"Ini karena pola hidup seperti sering mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan santan," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan RS Pusat Otak Nasional (PON) untuk menyampaikan data mengenai masyarakat Riau yang terkena stroke sehingga perlunya rumah sakit rujukan otak ini di Provinsi Riau.
"Karena ketika mengalami stroke ada waktu 4 jam terhadap penanganan stroke ini jika terlambat maka akan beresiko cacat bahkan kematian," jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat bersama Gubernur Riau dan Kepala OPD terkait mengenai hal rumah sakit unggulan stroke menuju rujukan otak tersebut.
"Alhamdulillah Pak Gubernur cukup support untuk bagaimana terkait pelayanan dan penanganan kesehatan bagi masyarakat khususnya di Provinsi Riau ini," ungkapnya.
Ia menuturkan, sebagai insan rumah sakit, pihaknya akan berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Untuk itu, ia juga menyebutkan bahwa RS Petala Bumi telah melakukan kerjasama atau MoU dengan RS PON terkait rumah sakit rujukan otak di Provinsi Riau ini. (MCR)
Pemerintah Butuh 464.000 Guru, Pastikan Rekrutmen CPNS Digelar 2027
TNI/Polri
Gerak Cepat TNI Bantu Tangani Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Solok Sumbar
TNI/Polri
Antisipasi Karhutla, Babinsa Koramil 032105/RM Bersama Warga Patroli Karhutla di Bangko Sempurna
TNI/Polri
Dari Pohon Mangrove Jadi Arang, Polda Riau Usut Pidana Perusakan Hutan di Rupat Utara
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) kembali melakukan water bombing pemadaman karhutla di dua desa di
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah hampir dua bulan udara Riau diselimuti jerebu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Le
Muslim
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar, membuat terobosan cemerlang untuk mewadahi
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, kualitas udara di wilayah Pekanbaru sekitarnya pagi
Lingkungan
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, mengingatkan warga khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosia
Sosial
kabarmelayu.com,INHIL Dugaan pemberian uang sebesar Rp500 juta yang disebut berkaitan dengan upaya mendapatkan kegiatan atau proyek peme
Peristiwa