Minggu, 21 Juli 2024 WIB

Ini Hasil Labor Kasus Puluhan Siswa Keracunan di Meranti

Redaksi - Rabu, 12 Juni 2024 14:38 WIB
Ini Hasil Labor Kasus Puluhan Siswa Keracunan di Meranti
Sejumlah anak murid SDN 05 Dwi Tunggal saat menjalani perawatan usai keracunan.(Foto: Antara)
MERANTI - Puluhan siswa SDN 05 Dwi Tunggal Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, Riau, keracunan makanan pada akhir Mei lalu. Setelah melewati hasil pemeriksaan sejumlah sampel akhirnya diketahui penyebab para siswa tersebut mengalami keracunan.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti M Fahri SKM, kepada media, Rabu (12/6/2024) menyampaikan, sampel yang diteliti di Laboratorium Kesehatan dan Lingkungan (Labkesling) diambil dari lingkungan SDN 05 Dwi Tunggal Kecamatan Rangsang. Sampel tersebut berupa jajanan seperti sosis goreng, minuman dan es batu hingga jajanan kemasan.

"Dari hasil penelitian di laboratorium, diketahui penyebab siswa keracunan adalah karena tidak higienisnya jajanan yang dikonsumsi siswa. Penyebab keracunan makanan, ya bakteri E Coli (Escherichia Coli). Bakteri ini berkaitan dengan kebersihan, bisa disimpulkan jajanan yang dijual saat itu tidak higienis," jelas M Fahri.

Baca Juga:

Terkait hal tersebut untuk mengantisipasi tidak kembali terulangnya kejadian serupa terulang Dinas Kesehatan telah memerintahkan Puskesmas setempat untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait bagaimana menjual jajanan untuk para siswa di lingkungan sekolah.

Ia mengatakan perlunya penjual jajanan memastikan makanan yang disediakan itu dalam keadaan bersih dan higienis seperti memastikan air yang dikonsumsi siswa dimasak hingga mendidih.

Baca Juga:

Sebelumnya puluhan siswa siswi SDN 5 Dwi Tunggal Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti Riau keracunan usai meminum kemasan sachet di kantin sekolah. Para korban sempat dibawa ke puskesmas.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (29/5) sekitar pukul 17.00 Wib. Para siswa awalnya membeli minuman sachet di kantin sekolah SDN 05 Desa Dwi Tunggal, Jalan Parit Lapis Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti.

"Rabu sore kemarin, Kepala Sekolahnya Buk Wulandari mendapat informasi dari bidan Desa Tanjungbakau bahwa 8 murid SDN 5 Desa Dwi Tunggal mengalami mual dan muntah dan sedang dilakukan pengobatan di Pustu Tanjung Bakau," kata Kurnia.

Karena khawatir, Wulandari langsung mengarahkan para guru wali kelas untuk melakukan observasi terhadap murid-muridnya yang lain. Hasilnya, bukan 8 siswa saja, total ada 30 Murid juga mengalami mual dan muntah.

"Setelah diobservasi ternyata ada 30 siswa yang keracunan. Lalu kepala sekolah mengarahkan murid untuk mendatangi Puskesmas Tanjungsamak untuk dilakukan pertolongan pertama," jelasnya.

Usut punya usut, 30 murid tersebut ternyata mengkonsumsi minuman ringan kemasan sachet yang dibeli dari kantin sekolah. Tak ayal, pihak sekolah langsung memeriksa minuman dari kantin tersebut.

"Diamankan 2 satu bungkus minuman sachet, 1 bungkus plastik berisikan air yang diambil dari kantin milik Buk Tutik, 1 bungkus plastik berisikan air yang diambil dari kantin milik Tusiyah," kata Kurnia.

Sementara itu Kepala SDN 05 Dwi Tunggal, Wulandari SPd SD, mengatakan kejadian awalnya diketahui dari informasi yang diterimanya, ada delapan orang siswa dirawat intensif oleh bidan desa setempat karena diduga keracunan makanan. Setelah itu, informasi ini diteruskannya ke grup sekolah agar para guru menelusuri potensi bertambahnya korban lain.

"Setelah itu, informasinya saya terima, jumlah siswa yang mengalami gejala sama bertambah menjadi 28 orang," kata Wulandari.

Rupanya seiring waktu berjalan, terpantau ada sebanyak 65 orang siswa dengan usia 7 hingga 12 tahun mengalami gejala yang sama. Sementara 34 di antaranya itu sempat mendapat perawatan di Puskesmas Tanjung Samak.(mer)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hari Pertama Pembelajaran Efektif 2024-2025 UPT SDN 019 Pandau Jaya Berjalan   Lancar
Roni Rakhmat: PPDB SMA/SMK Negeri 2024 Lebih Baik Dibanding Sebelumnya
PPDB Afirmasi SMA/SMK Swasta di Riau Baru 700 Pendaftar, Besok Terakhir
Hari Ini Pengumuman Hasil PPDB SD Negeri Pekanbaru
Fakhir Muhammad Mumtaz Siswa SDN 011 Kotogasib Raih Juara II Lomba Bertutur Tingkat SD se-Riau
PPDB SMA/SMK Swasta Jalur Bosda Afirmasi 2024 Resmi Dibuka
komentar
beritaTerbaru