Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu Olimpiade Nasional POSI IPB
kabarmelayu.com,PEKANBARU Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMAN 8 Pekanbaru pada ajang Senior High School Olympiade tingkat nasional
Pendidikan
MENGIKUTI tradisi yang sudah turun temurun dilakukan adalah kebiasaan yang lumrah. Ketika seorang anak berkeluarga, dia masih membutuhkan saran dari orangtuanya. Mulai dari mengurus rumah tangga, hingga cara merawat anak yang sedang sakit. Biasanya mereka meminta saran apa yang sebaiknya dilakukan agar anak cepat sembuh.
Penyakit memang bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak kecil. Penyakit yang paling serang menyerang anak kecil adalah demam. Bila demam terlalu tinggi, bisa menyebabkan anak menjadi kejang. Apabila kondisi ini terjadi di rumah, tentu orangtua akan merasa panik dan bingung. Dia pasti langsung mencari bantuan ke orang-orang sekitar.
Anggapan yang berkembang di masyarakat adalah bila anak mengalami kejang sebaiknya diberikan kopi. Kopi diyakini bisa menghilangkan kejang pada anak. Tapi apakah benar kopi bisa diberikan pada anak kecil bila mereka mengalami kejang?
Baca Juga:
Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menunjukkan kopi bisa bermanfaat untuk menurunkan kejang. Hal yang terjadi malah bisa sebaliknya. Menurut salah seorang ahli gizi, Jansen Ongko, M.Sc, R.D. memberikan kopi pada anak yang sedang kejang adalah tindakan yang salah.
“Anak kecil yang mengalami kejang tidak boleh diberikan kopi karena kopi mengandung stimulan yang mungkin bisa memperparah kejang,” tutur Jansen dikutip dari Okezone, Sabtu (25/8/2017).
Baca Juga:
Seperti yang kita ketahui, kopi mengandung kafein yang berfungsi sebagai stimulan. Stimulan ini bisa merangsang gerakan tubuh yang terjadi tidak secara otonom atau tidak dengan perintah seperti bernapas, jantung berdetak, dan kejang.
Besar kemungkinan bila anak kecil yang kejang diberi kopi bisa membuat frekuensi kejangnya bertambah. Hal ini tentunya memperburuk kondisi anak. Anda sebaiknya bila anak kejang posisi tubuhnya dimiringkan dengan kepala sedikit lebih rendah agar anak tidak menelan cairan muntahnya. Orangtua bisa juga memberikan anak obat penurun panas yang diberikan melalui anus.
Jangan lupa untuk mencatat frekuensi kejang anak agar bisa dilaporkan ke dokter. Bila frekuensi kejang anak terlalu sering terjadi, segera bawa anak ke dokter agar cepat mendapatkan perawatan.
Selain memperparah efek kejang, memberikan kopi kepada anak bisa membuatnya sulit bernapas dan mengganggu sistem pencernaan. Efek yang lebih parah adalah kopi meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Prestasi membanggakan ditorehkan siswa SMAN 8 Pekanbaru pada ajang Senior High School Olympiade tingkat nasional
Pendidikan
kabarmelayu.com,JAKARTA Jumlah korban tewas akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela terus bertambah menjadi 920 orang dan seti
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Optimalkan Pengelolaan Budidaya Jagung Bersama Kelompok Tani Jambai Makmur
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mencatat sebanyak lima orang peserta latihan dasar militer (latsarmil) untuk par
Peristiwa
kabarmelayu.com,KUANSING Kafilah Kabupaten Bengkalis disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) saat tiba untuk
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KUANSING Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT diwakili Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Raky
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau terus menggenjot capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi R
Kesehatan
kabarmelayu.com,BANDARLAMPUNG Persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV terus dimatangkan. SIWO PWI Lampu
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Cipta Lestari hari ini miliki nahkoda baru. Ditetapkan, Suryad
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya mewujudkan tata kelola pertambangan rakyat yang legal, tertib, dan berkelanjutan di Provinsi Riau terus di
Pemerintahan