Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
JAKARTA - Menjelang kematian, umumnya tubuh mengalami berbagai perubahan yang biasanya terlihat secara fisik. Penting untuk mengetahui tanda-tandanya, agar keluarga dan orang yang ditinggalkan bisa lebih mempersiapkan diri secara mental. Walaupun pada praktiknya, menerima kenyataan bahwa orang terkasih akan segera meninggalkan Anda sampai kapan pun tidak akan pernah membuat Anda siap. Namun, dengan mengetahui ciri-ciri fisiknya, Anda dan keluarga bisa melakukan perawatan yang bisa meringankan saat orang terkasih Anda mengalaminya.
Tanda-tanda perubahan fisik seseorang menjelang kematian
Dilansir dari hellosehat.com, tidak semua orang yang meninggal mengalami ciri-ciri ini, terutama orang yang meninggal secara mendadak. Akan tetapi, ciri-ciri ini merupakan tanda umum yang biasanya terjadi pada orang yang mendekati ajal.
Baca Juga:
Perubahan pada jantung dan sistem sirkulasi tubuh
1. Aliran darah melambat
Baca Juga:
Karena aliran darah bermasalah, kulit akan terlihat seperti berbintik-bintik dan mengalami perubahan warna. Bintik dan warna kebiruan pada kulit yang terlihat di bagian atas tubuh, yaitu dari pinggul hingga kepala, mencirikan tanda kematian yang lebih dekat dibandingkan dengan perubahan yang terlihat di bagian bawah tubuh.
Jika Anda melihat ciri ini, usahakan untuk memberikan perawatan pada kulit yang terkena, misalnya dengan memberikan pelembap. Selain itu, Anda juga bisa menanyakan apakah orang terkasih Anda mengalami ketidaknyamanan tertentu sehingga Anda bisa melakukan perawatan yang tepat sesuai keluhan.
2. Menurunnya aliran darah di serebral otak
Kondisi ini mengakibatkan seseorang mengalami penurunan tingkat kesadaran. Selain itu, kondisi ini juga membuat seseorang merasa mengantuk terus menerus dan terkadang mengalami disorientasi (linglung). Jika orang terkasih Anda mengalami hal ini, maka biarkan ia beristirahat. Namun, tetap pantau kondisinya, siapa tahu ia membutuhkan pertolongan.
3. Penurunan output jantung dan volume cairan dalam pembuluh darah
Dalam kondisi ini seseorang terkadang mengalami takikardia, atau detak jantung di atas normal saat beristirahat. Jika orang normal berdetak 60-100 kali per menit, maka orang yang mengalami takikardia umumnya lebih dari 100 detak per menit. Selain itu, kondisi ini juga mengakibatkan seseorang mengalami hipotensi atau tekanan darah rendah yang bisa mengakibatkan kegagalan organ.
Penurunan fungsi pada sistem kemih
Pada kondisi ini, seseorang mungkin akan mengalami inkontinensia urine (mengompol). Anda perlu menjaga orang terkasih Anda agar tetap bersih dan kering. Pakaikan popok untuk menghindari penggantian celana yang terlalu sering yang mungkin membuatnya tidak nyaman.
Perubahan selera makan
1. Tidak mau makan
Pada kondisi ini, biasanya orang yang sakit keras akan mengalami penurunan selera makan dan minum. Hal ini akan berakibat pada penurunan berat badan dan dehidrasi. Jika seseorang mengalami hal ini, jangan memaksanya untuk makan atau minum. Akan tetapi, tetap pantau asupan makanan dan cairan agar tetap tercukupi.
2. Mengalami kesulitan makan
Biasanya seseorang di situasi ini akan mengalami beberapa kesulitan saat makan seperti makanan tidak ditelan, tersedak, dan batuk-batuk setelah makan. Solusinya, Anda bisa memberi orang terkasih Anda makan makanan lunak atau makanan yang telah dihaluskan agar makanan lebih mudah dicerna.
Perubahan pada kulit
1. Perubahan pada kulit bisa berupa bintik-bintik atau perubahan warna
Biasanya, muncul bercak kehijauan atau merah gelap yang terdapat di belakang lengan atau kaki. Anda perlu menjaga sprei tetap bersih dan kering untuk menjaga kebersihan kulitnya. Selain itu, Anda juga bisa mengoleskan lotion yang dianjurkan dokter untuk meringankan gejala ini.
2. Luka dekubitus
Luka dekubitus yaitu titik nyeri yang muncul pada tubuh akibat tekanan yang terlalu besar yang terjadi pada satu area tertentu. Bintik-bintik merah yang muncul pada tonjolan tulang merupakan tanda pertama luka dekubitus. Meringankan tekanan pada luka dengan memiringkan tubuh pasien bisa menjadi solusi. Jika orang tercinta Anda mengalami peningkatan rasa sakit atau ketidaknyamanan dengan perubahan posisi, Anda bisa menanyakan padanya posisi mana yang membuatnya nyaman.
Gangguan sistem pernapasan
1. Adanya retensi sekret pada faring atau saluran pernapasan bagian atas
Biasanya ditandai dengan suara napas yang berisik walaupun tidak sedang mengalami batuk. Tidur dengan posisi memiringkan kepala bisa menjadi salah satu solusi. Anda juga bisa menaruh bantal kecil yang empuk di belakang leher untuk mengganjal kepalanya.
2. Sesak napas
Jika orang terkasih Anda mengalami hal ini, maka Anda bisa memberikan oksigen sebagai alat bantu napas.
3. Mengalami cheyne-stokes respirations
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan pola pernapasan yang sangat tidak teratur. Terkadang napas bisa sangat dalam dan cepat, tetapi selanjutnya justru sangat dangkal dan lambat. Bahkan seseorang yang mengalami kondisi ini bisa mengalami henti napas selama beberapa waktu. Sering kali kondisi ini berlangsung antara 30 detik hingga 2 menit.
Mengarahkan kipas yang anginnya tidak terlalu kencang ke arah pasien bisa membantu meringankan gejala yang dirasakan. Keluarga juga perlu tahu bahwa kondisi ini normal terjadi di masa-masa kritis menjelang kematian.
Perubahan yang terjadi secara keseluruhan saat seseorang berada dalam fase menjelang kematian
Secara keseluruhan, seseorang yang berada dalam fase ini akan terlihat sangat lemah dan lelah. Akibatnya, orang tersebut akan tidur dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, seseorang juga akan mengalami kelinglungan terhadap waktu, lingkungan sekitar, bahkan orang-orang terdekatnya. Terkadang, bahkan pasien bisa terlihat seperti orang yang sedang koma.
Tak jarang, seseorang yang berada di fase ini juga akan mengatakan bahwa ia bertemu dengan orang yang telah meninggal atau mendatangi tempat-tempat asing yang tidak biasanya dilihat oleh orang lain. Keluarga mungkin akan menganggap bahwa ini hanyalah halusinasi semata akibat reaksi obat. Namun, hal yang perlu disadari bahwa kondisi ini memang normal terjadi.
(okezone)
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Riyono menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah dalam menangani keba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengembangan industri kendaraan listrik nasional tidak boleh berhenti pada produksi dan penjualan kendaraan. Pem
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil Drs. H. Tantawi Jauhari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen untuk membangun ekosistem yang kuat untuk meningkatkan kesejahtera
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kontingen Perpani Kota Pekanbaru menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih prestasi juara umum sekaligus sa
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Warga Pekanbaru sekitarnya malam ini sepertinya dapat bernafas lega. Kabut asap yang sempat menebal, sore ini pu
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU AR (45) nekat mencuri sebuah Aki mobil saat melintas di Jalan Bandeng III Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Ru
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR KODIM 0313/KPR, Babinsa Desa Tanah Merah ,Koramil 06 Siak Hulu,Serma Gali Handoko mendampingi pemberian bantuan sos
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Skala percaturan politik mulai meningkat di Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu dalam
Politik