Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Kerupuk Lomang Balado Kampar Masuk Nominasi 3 Besar Anugerah BBI 2023

Harijal - Selasa, 12 Desember 2023 21:42 WIB
Kerupuk Lomang Balado Kampar Masuk Nominasi 3 Besar Anugerah BBI 2023
Kerupuk Lomang Balado

PEKANBARU - Kerupuk Lomang Balado UMMI, salah satu produk UMKM Kabupaten Kampar berhasil masuk tiga besar ajang nominasi nasional Anugerah Bangga Buatan Indonesia (BBI) 2023 kategori Kuliner. Anugerah BBI 2023 adalah sebuah ajang apresiasi bagi produk dan karya terbaik anak bangsa.

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dengan hastag #BanggaBuatanIndonesia adalah program yang digagas oleh pemerintah sebagai salah satu upaya agar pelaku industri ekonomi kreatif bisa menjadi menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Ajang apresiasi ini ditujukan untuk pelaku UMKM dan produk lokal yang telah mengembangkan usaha dan produk terbaik yang dapat dihasilkan oleh seluruh pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Untuk itu, Founder Kerupuk Lomang Balado UMMI, Husni Marti berharap dukungan dan support dari masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar untuk membantu Voting melalui website https://anugerah.banggabuatanindonesia.co.id/vote.html

"Mohon bantuannya untuk memberikan suara atau voting, agar produk UMKM Kerupuk Lomang Balado UMMI kita ini bisa mendapatkan juara pada ajang Nominasi Anugerah Bangga Buatan Indonesia 2023 tersebut," pinta Husni Marti dikutip Selasa (12/12/2023).

Baca Juga:

Pj Bupati Kampar M Firdaus menyampaikan rasa bangga dan dukungannya untuk UMKM Kerupuk Lomang Balado UMMI tersebut. Apalagi kuliner Kampar ini berhasil masuk nominasi 3 besar.

"Ini harus kita dukung, sekaligus menjadi momen untuk mengenalkan Kampar ke masyarakat luas lewat Kerupuk Lomang," kata dia.

"Kampar memiliki kekayaan alam, budaya dan kaya kuliner. Kampar merupakan paket lengkap yang diciptakan Allah SWT, sehingga tidak salah jika Kampar dianggap sebagai surga tersembunyi yang ada di Indonesia," tukasnya.

Kerupuk lomang khas Luok Kampar ini berbahan dasar ubi. Untuk proses pembuatanya diracik kemudian dilomangkan lalu di potong, dijemur baru kemudian digoreng. Kerupuk ini sudah ada sejak zaman dahulu dan menjadi kuliner khas Kampar.(mr)

SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Tata Kelola Agribisnis Sawit dan Mitigasi Tipikor, Law Firm Citra Hukum Keadilan Resmi Buka Kantor Perwakilan di Riau
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
komentar
beritaTerbaru