Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Diduga, Limbah PT MVM Cemari Danau Simbat, Warga Terjangkit Penyakit Gatal-Gatal

Harijal - Kamis, 20 Oktober 2016 14:50 WIB
Diduga, Limbah PT MVM Cemari Danau Simbat, Warga Terjangkit Penyakit Gatal-Gatal
sy/riaueditor.com
Diduga, Limbah PT MVM Cemari Danau Simbat, Warga Terjangkit Penyakit Gatal-Gatal

KAMPAR, kabarmelayu.com - Diduga, limbah PT Malindo Vit Mild perusahaan pengembangan ayam potong di Desa Kampar mencemari Danau Simbat. Akibatnya, puluhan warga RT 002 RW 003 Dusun II Pasar Selatan terjangkit penyakit gatal-gatal.

Hal ini diketahui saat warga Dusun II Pasar Selatan melaporkan kepihak pemerintah Desa, Kamis (20/10/16) dan Anggota DPRD Kampar Dapil Pemilihan Kampar 1, Suharmi Hasan SH.

Kepala Desa Kampar Lukman Efendi didampingi kepala Dusun II Pasar Selatan Joko dan aparatur Desa lainnya mendapat laporan warga langsung turun lapangan.

Baca Juga:

Dikatakan, setelah ditelusuri limbah PT MVM memang dibuang ke Danau Simbat, kata Lukman Efendi. Padahal air Danau Simbat sejak dulu dipakai untuk keperluan sehari-hari warga untuk mandi dan mencuci.

Dengan kejadian ini, kita akan panggil pihak perusahaan secepatnya, ujar Lukman Efendi.

Baca Juga:

Sementara itu, anggota DPRD Kampar, Suharmi Hasan mengatakan, dampak dari pembuangan limbah PT MVM warga telah menderita terjangkit penyakit gatal-gatal. Untuk itu ia meminta agar pihak Desa Kampar segera memanggil pihak perusahaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kalau tidak ada tanggapan perusahaan, kita akan panggil dalam hearing di DPRD Kampar, ucap Suharmi Hasan. (rec)

SHARE:
beritaTerkait
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Polres Kampar Tertibkan PETI di Aliran Sungai Subayang, 3 Rakit Diamankan
Sekda Inhil Pimpin Gotong Royong Gerakan Jumat Bersih
Api Masih Menyala di Tanjung Kapal, Alat Berat Dikerahkan
Jumlah Lulusan SMP/MTs di Riau 103 Ribu, Daya Tampung SMA/SMK 122 Ribu
komentar
beritaTerbaru