Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Krisis Iklim Ancam Kehidupan Bumi, Anak Muda Desak BNI Stop Danai Batu Bara

Harijal - Minggu, 27 Februari 2022 15:54 WIB
Krisis Iklim Ancam Kehidupan Bumi, Anak Muda Desak BNI Stop Danai Batu Bara

JAKARTA (27/2/2022) - Laporan terbaru Panel Lintas Pemerintah untuk Perubahan Iklim atau IPCC, jika tidak ada penundaan, akan dirilis di akhir Februari ini.

“Laporan tersebut akan memaparkan bahwa beberapa ekosistem telah mendekati titik kritis akibat dampak dari krisis iklim,” ujar Jeri Asmoro, Indonesia Digital Campaigner 350.Org, “Krisis iklim telah membahayakan kehidupan bumi dan seluruh penghuninya.”

Terkait dengan itulah beberapa komunitas anak muda yang terdiri dari Fossil Free (FF) Jogjakarta, UI, Climate Rangers (CR) Jakarta, BEM UI, BEM FIA UI, dan Jeda Untuk Iklim menggelar aksi Fossil Free BNI pada hari Minggu, 27 Februari 2022.

Baca Juga:

Aksi dilakukan di sekitar gedung BNI Jakarta. BNI menjadi sasaran aksi, karena dinilai menjadi salah satu bank papan atas Indonesia yang masih mendanai batu-bara, penyebab krisis iklim.

Baca Juga:

“BNI harus segera menghantikan pendanaan ke industri energi fosil,” ujar Ginanjar Aryasuta, aktivis Climate Rangers (CR) Jakarta.

Menurut Ginanjar, bencana ekologi akibat krisis iklim sudah di depan mata. "Jangan sampai BNI yang memiliki nasabah sebagian besar anak muda malah menghancurkan masa depan nasabahnya sendiri melalui industri energi fosil. BNI, we are watching you! Stop funding climate crisis!," katanya.

“Sainsnya jelas, untuk mempertahankan dunia layak hidup di bawah 1.5 derajat sesuai dengan Perjanjian Paris, tidak boleh ada lagi proyek batubara baru. Akan tetapi seperti tidak mengerti sains, Indonesia malah meningkatkan produksi DAN pemanfaatan batubara yang memperburuk situasi krisis iklim. Lebih mirisnya  dengan uang kita sendiri melalui lembaga keuangan negara. Ini adalah bentuk pengkhianatan negara terhadap kelangsungan hidup kita semua," ujar Melissa Kowara, aktivis Jeda Untuk Iklim.

Selain BNI ada 3 bank nasional lainnya yakni Mandiri, BRI dan BCA yang juga dikritik oleh koalisi Bersihkan Bankmu karena masih mendanai sektor energi batu bara sebagai penghasil emisi gas rumah kaca yang menyebabkan berbagai bencana iklim semakin memburuk.(**)

SHARE:
beritaTerkait
HUT Rokan Hulu ke-27, PWI Rohul Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik Total Hadiah Jutaan Rupiah
Gubernur Lemhannas Tutup PPNK Angkatan 73, Megy Aidillova: Angkatan Kami Sangat Spesial Karena Plus Peringatan Hari Kemerdekaan RI
Disdik Riau Bantah Terbitkan Edaran Pembelajaran Daring
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
komentar
beritaTerbaru