Karhutla Parah di Selatan Sumatera, Angin Bawa Asap ke Riau
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Restorasi Gambut Mangrove (BRGM) Republik Indonesia, karena telah menetapkan pulau Bengkalis sebagai salah satu dari tujuh (7) Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) yang akan dikembangkan menjadi model pengelolaan ekosistem gambut yang sistimatis dan terpadu berdasarkan surat keputusan kepala BRGM RI nomor: SK.6/BRGM/KPTS/2022.
"Untuk menyukseskan kegiatan ini diperlukan kerjasama dan kolaborasi yang baik antara Pemkab Bengkalis, BRGM RI, CSO, komunitas dan tentunya masyarakat setempat mulai dari perencanaan, implementasi program, pengendalian, monitoring dan evaluasi," ujar Sekretaris Bappeda Kabupaten Bengkalis, Muhammad Firdaus SE, M.Si.
Hal itu disampaikan Firdaus saat membacakan sambutan tertulis Sekda Bengkalis, H Bustami pada acara Sosialisasi Model Restorasi Gambut Sistematis dan Terpadu di Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Pulau Bengkalis, Kamis (11/8) di aula Bappeda Bengkalis.
Baca Juga:
Terkait hal tersebut, Sekda berharap pada waktunya nanti kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif, bukan saja pada pemulihan dan pemeliharaan ekosistem gambut tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
"Oleh karena itu kami minta kepada Tim Pokja BRGM RI, untuk menyampaikan, menjelaskan konsepsi restorasi ekosistem gambut sistimatis dan terpadu di KHG Pulau Bengkalis ini sehingga bisa kita samakan persepsi dalam implementasi nantinya," ujarnya seraya menambahkan saat ini luas Kabupaten Bengkalis adalah 8.426,48 KM2, memiliki luas lahan gambut setara dengan 69,68% dari total luas daratan kabupaten. Juga memiliki kawasan mangrove lebih kurang 33,016 hektar, meliputi beberapa desa dan kecamatan.
Baca Juga:
Usai pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, yaitu Kepala Kelompok Kerja Perencanaan Restorasi Gambut dan Rehabilitasi Mangrove BRGM Agus Setyawan dengan judul materi Neraca Air KHG Pulau Bengkalis.
Kemudian Pembangunan Pilot Model Restorasi Gambut di KHG Pulau Bengkalis oleh Agus Yasin dan Pengelolaan KHG melalui aksi bersama para pemangku kepentingan dalam KHG Pulau Bengkalis oleh Kepala Sub Kelompok Kerja Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan BRGM Dermawati Sihite.(inf/dkf)
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan berbagai skenario antisipasi guna mengurai antrean panjang kendaraan dan men
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau melaporkan, update monitoring hotspot pukul 07.00 WIB pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil membawa pulang prediket juara pada ajang Fest
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Sebanyak 25 siswasiswi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota mengikuti kegiatan Science Competition Expo (SCE) 2026 se
Pendidikan
Perhimpunan Ahli THT Bedah Kepala Leher (PERHATIBKL) Provinsi Riau melakukan kunjungan dan kegiatan di UPT Sekolah
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Titik panas (hotspot) di wilayah Pulau Sumatera sempat nihil (nol) pada sore Selasa (13/10/2026) kemarin. Namun
Lingkungan
Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menutup sementara sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) Kelompok 3 melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PEMA) d
Kesehatan