Karhutla Parah di Selatan Sumatera, Angin Bawa Asap ke Riau
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
PEKANBARU - Operasi Zebra Lancang Kuning 2022, memasuki pelaksanaan hari kedua, pada Selasa (4/10/2022).
Operasi Zebra Lancang Kuning 2022 sudah dimulai sejak Senin (3/10/2022) kemarin dan akan berlangsung hingga 16 Oktober 2022.
Sesuai janjinya, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, berkesempatan turun langsung ke jalan menyapa para pengendara.
Baca Juga:
Irjen Iqbal didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dan jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, menyapa masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pos Lantas Gurindam 1.
Tampak Jenderal polisi bintang dua itu, mengenakan rompi khas Polantas berwarna hijau cerah.
Baca Juga:
Irjen Iqbal menyapa sejumlah pengendara yang lewat dengan ramah. Mantan Kapolda NTB ini juga memberikan dan memasangkan helm, khususnya kepada anak-anak yang duduk di boncengan.
Saat turun ke jalan, Irjen Iqbal juga mendapati ada pengendara motor yang mengalami kempes ban. Sementara pengendara itu harus mengantar anaknya ke sekolah.
Dijelaskan Irjen Iqbal, ia sengaja turun memantau situasi arus lalu lintas saat jam sibuk, antara pukul 05.30 WIB hingga 08.00 WIB.
"Saya kira ini adalah situasi dan kondisi yang sesungguhnya, dimana jam-jam pada pukul 05.30 sampai 08.00 adalah jam sibuk. Juga rawan kemacetan, rawan kecelakaan juga. Bahkan rawan keamanan, rawan terjadinya gangguan keamanan," ucap Irjen Iqbal saat diwawancarai di lokasi.
Lanjut Kapolda Riau, terkait antisipasi kerawanan tersebut, pihaknya sudah menyiapkan tim yang turun ke lapangan. Polantas sudah bersiaga di lokasi sejak subuh.
"Tim kami pukul 5 sudah harus keluar dari rumah untuk melaksanakan tugas mulianya, berdiri, dan plotting di simpul-simpul ruas jalan yang sudah kita mapping di mana potensi kerawanan yang tadi saya sebutkan," terang mantan Kadiv Humas Polri ini.
Maka dari itu dikatakan Irjen Iqbal, dalam momentum Operasi Zebra Lancang Kuning 2022 ini, dirinya memerintahkan seluruh jajaran untuk turun ke jalanan.
Tujuannya, pertama untuk menyapa masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa polisi di jajaran Polda Riau siap untuk melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat.
Terlebih lagi di jam-jam sibuk, yang padat arus lalu lintas dan kegiatan dari masyarakat.
"Pada jam sibuk ini harus kami yakinkan bahwa seluruh masyarakat khususnya pengguna jalan, tidak ada gangguan keamanan. Polisi akan siap sedia membantu.
"Seperti tadi ada contoh, ada seorang ibu yang tiba-tiba bannya kempes. Saya perintahkan Kasat Lantas untuk membenahi sepeda motornya, dan anaknya diantar pakai mobil patroli. Itu simbol pelayanan ke masyarakat. Dan hal lainnya," ucap jebolan Akpol 1991 ini.
"Tadi juga saya bagikan helm kepada seluruh pengendara yang membonceng anak-anaknya tidak pakai helm, banyak sekali. Kalau kita persentase hampir sekitar 40 persen pengguna sepeda motor di Pekanbaru yang membawa putra-putrinya antarsekolah, tidak pakai helm. Sayangi anak-anak, masa kita sendiri yang selamat," imbuh Irjen Iqbal.
Untuk itu dibeberkan Irjen Iqbal, terkait kondisi ini ia pun menaruh perhatian khusus. Jajaran Polantas sudah diminta untuk membagikan helm gratis selama pelaksanaan Operasi Zebra ini.
Sekaligus, petugas diarahkan agar memberikan sosialisasi dan edukasi, supaya anak-anak yang dibonceng juga harus dilindungi keselamatannya.
"Bahwa anak itu bukan tameng loh ya, saya lihat orangtuanya pakai helm, atau saudaranya pakai helm, anaknya di depan tidak pakai helm, ada juga di belakang. Oleh karena itu saya perintahkan agar mengimbau masyarakat, supaya semua pengguna jalan selamat sampai tujuan," ulasnya.
Irjen Iqbal menyatakan, Operasi Zebra ini memiliki tujuan untuk menekan angka kecelakaan, pelanggaran lalu lintas, termasuk mengurai kemacetan.
Pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat harus mengedepankan aspek humanis, edukatif, dan persuasif.
"Oleh karena itu Kapoldanya juga harus turun, jadi tauladan. Kalau Kapoldanya sudah turun, dibawahnya saya harapkan wajib untuk turun menyapa masyarakat. Untuk diketahui, setelah tanggal 16 tidak akan berhenti sampai di sini. Jadi Kapolda, bersama seluruh PJU, Kapolres yang tadinya apel, minimal hari Senin harus turun ke jalan," sebutnya.
"Karena Senin itu kita tahu jam sibuk luar biasa, libur setelah weekend masuk weekday. Senin pagi dan Hari Jumat sore kami akan turun. Kita akan evaluasi. Bahwa simbolnya, semangatnya yaitu kami ingin mendekatkan diri ke masyarakat. Bahwa polisi itu kehormatan dan kemuliaannya, masyarakat bisa merasa polisi bisa melindungi mereka dengan baik," pungkasnya.
Setidaknya ada 7 sasaran Operasi Zebra Lancang Kuning 2022.Di antaranya tidak memakai helm SNI dan sabuk pengaman, menggunakan HP saat berkendara, berboncengan lebih dari 1 orang, pengendara dibawah umur, melebihi batas kecepatan, berkendara dibawah pengaruh alkohol, melawan arus, dan pelanggaran kasat mata lainnya.
Mendekati hari pelaksanaan, sebelumnya petugas sudah gencar melakukan sosialisasi terperasi Zebra Lancang Kuning 2022.
Petugas mendatangi titik-titik keramaian. Petugas menggunakan spanduk dan brosur mengingatkan masyarakat tentang pelaksanaan Operasi Zebra Lancang Kuning 2022.
(mcr)
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan berbagai skenario antisipasi guna mengurai antrean panjang kendaraan dan men
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau melaporkan, update monitoring hotspot pukul 07.00 WIB pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil membawa pulang prediket juara pada ajang Fest
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Sebanyak 25 siswasiswi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota mengikuti kegiatan Science Competition Expo (SCE) 2026 se
Pendidikan
Perhimpunan Ahli THT Bedah Kepala Leher (PERHATIBKL) Provinsi Riau melakukan kunjungan dan kegiatan di UPT Sekolah
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Titik panas (hotspot) di wilayah Pulau Sumatera sempat nihil (nol) pada sore Selasa (13/10/2026) kemarin. Namun
Lingkungan
Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menutup sementara sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) Kelompok 3 melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PEMA) d
Kesehatan