Karhutla Parah di Selatan Sumatera, Angin Bawa Asap ke Riau
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
ROHUL - Bupati Rokan Hulu H. Sukiman terus menunjukkan perhatiannya dalam menangani dan mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Hal tersebut di sampaikan Sukiman melalui rapat analisa dan evaluasi penanganan karhutla yang dilaksanakan di aula lantai tiga kantor Bupati Rohul yang berada di Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah.
Dia mengatakan akan memberikan bantuan berupa dua unit motor Trail ke pihak Polsek Bonai, dimana kendaraan tersebut akan di gunakan dalam rangka pencegahan karhutla.
Baca Juga:
"Kecamatan Bonai merupakan wilayah yang memiliki lahan gambut maka dari itu kita akan memberikan motor trail. Tadi juga sudah saya sampaikan kepada pak sekda agar segera di atur pemberian motor trail itu biar bisa di gunakan oleh personil TNI Polri,” beber Sukiman.
Selain itu, dia juga menghimbau kepada setiap perusahaan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu agar memiliki peralatan damkar untuk membantu wilayah kecamatannya jika terjadi karhutla.
Baca Juga:
"Dalam kegiatan rapat, tadi saya sudah menghimbau setiap perusahaan yang ada di rohul agar memiliki peralatan damkar. Itu semua, untuk mencegah tidak meluasnya jika terjadi karhutla,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono mengatakan, jika terjadi karhutla di Kabupaten Rokan Hulu banyak lokasi yang sulit dilalui dengan kendaraan roda empat.
“Saat terjadi karhutla, banyak medan yang sulit dilalui dengan roda empat dan hanya dapat di tempuh dengan berjalan kaki dan roda dua. Makanya kita sangat membutuhkan kendaraan roda dua atau motor trail,” kata AKBP Budi Setiyono.
Dia menambahkan, semua wilayah yang ada di Kabupaten Rokan Hulu rawan akan terjadinya karhutla.
“Dari tingkat kerawanan itu kita temukan ada disana wilayah Kecamatan Bonai Darussalam. Karena wilayah di sana struktur lahannya adalah gambut dan cukup rawan. Pemadaman di wilayah gambut cukup sulit, sudah dipadamkan di permukaan tetapi di bawah masih membara. Jadi perlu penaganan yang cukup serius,” tambahnya.
“Dengan adanya kegiatan rapat koordinasi ini, kita ingin menggugah semangat semua stekholder yang ada di sini jangan saja TNI Polri dan BPBD yang harus turun duluan. Kita harus sama-sama turun dalam melakukan pemadaman,” tambahnya.
Masih di tempat yang sama, Dandim 0313/KPR Letkol Arh Muliyadi yang di wakili Danramil 11 Tambusai Kapten Inf Lilik Haryono menghimbau kepada semua pihak agar meninggalkan kebiasaan lama jika ingin membuka lahan dan hutan di duga masih menggunakan cara lama dengan membakar.
“Mari secara bersama kita lakukan pencegahan karhutla dengan cara tidak membakar lahan maupun hutan jika ingin bertani,” himbau Kapten Inf Lilik Haryono.
“Babinsa bersama Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak satuan dalam memonitor daerah binaanya masing-masing. Untuk itu semua stekholder harus dapat bekerja sama serta berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mencegah karhutla,” imbuhnya.(ded)
"Pergerakan angin dari Selatan ini diperkirakan terjadi hingga pertengahan November"
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan berbagai skenario antisipasi guna mengurai antrean panjang kendaraan dan men
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau melaporkan, update monitoring hotspot pukul 07.00 WIB pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil membawa pulang prediket juara pada ajang Fest
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Sebanyak 25 siswasiswi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota mengikuti kegiatan Science Competition Expo (SCE) 2026 se
Pendidikan
Perhimpunan Ahli THT Bedah Kepala Leher (PERHATIBKL) Provinsi Riau melakukan kunjungan dan kegiatan di UPT Sekolah
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Titik panas (hotspot) di wilayah Pulau Sumatera sempat nihil (nol) pada sore Selasa (13/10/2026) kemarin. Namun
Lingkungan
Kapolda Riau Tegaskan Polisi Tak Boleh Tunggu Viral, Pelayanan Publik dan Integritas Jadi Prioritas
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menutup sementara sejumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota pa
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) Kelompok 3 melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PEMA) d
Kesehatan