Operasi Gabungan di Kampung Narkoba Pekanbaru, Enam Pria Terjaring
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam pria diamankan tim gabungan hasil Operasi Sarang Narkoba (OSN) di kawasan Jalan Pangeran Hidayat
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, memprediksi musim kemarau akan datang lebih awal pada tahun 2017. Di mana berdasarkan prediksi, Februari yang biasanya masih masuk dalam kategori bulan dengan curah hujan tinggi, pada tahun depan akan memasuki musim kemarau.
Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin mengatakan, kondisi iklim di Riau pada tahun depan diprediksi akan sama dengan kondisi cuaca pada tahun 2014. Di mana pada 2014, kabut asap mulai terjadi pada rentan bulan Februari-Maret. Untuk itu perlu kewaspadaan pada saat bulan Februari sebagain wilayah di Riau sudah masuk musim kemarau.
"Terutama di wilayah pesisir timur Riau, karena wilayah pesisir timur itu seperti Kabupaten Siak, Kota Dumai jika terjadi kebakaran hutan arah angin akan menuju ke arah barat daya atau menuju ke Pekanbaru. Untuk itu diperlakukan kewaspadaan sejak dini,” jelas Sugarin.
Baca Juga:
Lebih lanjut dikatakannya, sebagai bentuk antisipasi, pada awal tahun 2017, pihaknya akan melakukan rapat evaluasi dengan pihak BPBD untuk segera menetapkan status siaga darurat untuk pencegahan.
Untuk itu pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat pada musim kemarau untuk tidak membuka lahan dengan membakar.
Baca Juga:
"Yang jelas jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena lahan gambut kalau sudah terbakar akan sulit untuk memadamkannya. Kalau sudah sampai 20 atau 30 hari tidak terjadi hujan kan rawan, kalau lahan dibakar menjadi masalah kalau tidak dibakar ya tidak masalah,” jelasnya.
Untuk suhu cuaca, Sugarin memprediksi jika panas ada pada level suhu 34 sampai 35 derajat celcius. Dengan kondisi cuaca seperti itu mungkin sebagain menurutnya juga akan memperngaruhi pada sektor pertanian. Untuk itu pihaknya akan secara berkala menyampaikan kondisi iklim yang terjadi di Riau kepada Dinas Pertanian kabupaten/kota agar dapat diketahui dan dilakukan upaya pencegahan.
‘’Selain itu pihak Dinas Pertanian atau para petani sendiri bisa melihat kondisi iklim di website yang telah dibuat bekerja sama dengan Kementerian Pertanian. Termasuk di sana ada info kalender tanam, kondisi iklim sehingga para petani atau penyuluh nya sudah tahu apa langkah yang harus dilakukan,’’ jelasnya.
(riaupos.co)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam pria diamankan tim gabungan hasil Operasi Sarang Narkoba (OSN) di kawasan Jalan Pangeran Hidayat
Hukrim
Bupati Afni Masuk 15 Kepala Daerah Penerima Penghargaan BAZNAS RI 2026
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sedikitnya 2.000 peserta dari 42 paguyuban di Riau akan meramaikan kegiatan peringatan Hari Kebudayaan Nasional
Budaya
kabarmelayu.com,SIAK Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, M.Si., mengambil langkah tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melanggar d
Pemerintahan
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) resmi menggelar IKTA Cup 2026, turnamen bola voli tingkat
Sport
kabarmelayu.com,INHIL Kerusakan parah ruas jalan provinsi Kuala CenakuRumbai Jaya di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menjadi perha
Parlemen
kabarmelayu.com,BOGOR Transparansi dan keterbukaan informasi adalah jantung dari setiap sistem peradilan yang jujur. Ketika palu keadilan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terus mendorong optimalisasi pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) T
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau mengevaluasi skema pembiayaan Universal Health Coverage (UHC) untuk menjaga keberlanjut
Kesehatan