Kolaborasi Film Nasional Menguat, Komisi VII DPR Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, memprediksi musim kemarau akan datang lebih awal pada tahun 2017. Di mana berdasarkan prediksi, Februari yang biasanya masih masuk dalam kategori bulan dengan curah hujan tinggi, pada tahun depan akan memasuki musim kemarau.
Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin mengatakan, kondisi iklim di Riau pada tahun depan diprediksi akan sama dengan kondisi cuaca pada tahun 2014. Di mana pada 2014, kabut asap mulai terjadi pada rentan bulan Februari-Maret. Untuk itu perlu kewaspadaan pada saat bulan Februari sebagain wilayah di Riau sudah masuk musim kemarau.
"Terutama di wilayah pesisir timur Riau, karena wilayah pesisir timur itu seperti Kabupaten Siak, Kota Dumai jika terjadi kebakaran hutan arah angin akan menuju ke arah barat daya atau menuju ke Pekanbaru. Untuk itu diperlakukan kewaspadaan sejak dini,” jelas Sugarin.
Baca Juga:
Lebih lanjut dikatakannya, sebagai bentuk antisipasi, pada awal tahun 2017, pihaknya akan melakukan rapat evaluasi dengan pihak BPBD untuk segera menetapkan status siaga darurat untuk pencegahan.
Untuk itu pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat pada musim kemarau untuk tidak membuka lahan dengan membakar.
Baca Juga:
"Yang jelas jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena lahan gambut kalau sudah terbakar akan sulit untuk memadamkannya. Kalau sudah sampai 20 atau 30 hari tidak terjadi hujan kan rawan, kalau lahan dibakar menjadi masalah kalau tidak dibakar ya tidak masalah,” jelasnya.
Untuk suhu cuaca, Sugarin memprediksi jika panas ada pada level suhu 34 sampai 35 derajat celcius. Dengan kondisi cuaca seperti itu mungkin sebagain menurutnya juga akan memperngaruhi pada sektor pertanian. Untuk itu pihaknya akan secara berkala menyampaikan kondisi iklim yang terjadi di Riau kepada Dinas Pertanian kabupaten/kota agar dapat diketahui dan dilakukan upaya pencegahan.
‘’Selain itu pihak Dinas Pertanian atau para petani sendiri bisa melihat kondisi iklim di website yang telah dibuat bekerja sama dengan Kementerian Pertanian. Termasuk di sana ada info kalender tanam, kondisi iklim sehingga para petani atau penyuluh nya sudah tahu apa langkah yang harus dilakukan,’’ jelasnya.
(riaupos.co)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Ekbis
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah melaksanakan ujian akhir kelulusan beberapa waktu lalu, sebanyak 140 murid Kelas VI UPT SDN 006 Terpadu Kub
Pendidikan