Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
DURI - Sempat terhenti pembangunannya selama setahun, gedung kantor Lurah Gajah Sakti, Kecamatan Mandau kembali dilanjutkan 2016 lalu. Namun dari lanjutan pekerjaan itu masih juga belum tuntas hingga menimbulkan kekecewaan yang mendalam bagi masyarakat khususnya staf Kelurahan.
Pantaun wartawan dilapangan, bangunan kantor Lurah Gajah Sakti tepat dibelakang kantor Lurah yang lama ini dibuat dua lantas pada tahun 2014 silam. Namun bangunan baru selesai 60 persen sudah ditinggal oleh rekanan dengan alasan yang juga tidak jelas.
Kemudian pihak Kelurahan kembali melanjutkan permohonan untuk melanjutkan pembangunan tersebut kepada pemerintah Kecamatan dan Bengkalis, hingga dilanjutkan kembali dipenghujung tahun 2016 lalu.
Baca Juga:
Sayangnya, bangunan yang diharapkan rampung 100 persen tersebut juga kembali tidak tuntas dengan alasan anggaran yang tidak cukup. Pada akhirnya rekanan, pihak Kelurahan dan Kecamatan lakukan musyawarah untuk mengerjakan yang lebih urgen terlebih dahulu.
"Contohnya saja, misalnya seperti pengecatan dinding kantor itu ditunda dan dialihkan pada pekerjaan lainnya renovasi tangga dan dinding yang sudah lapuk hingga harus dibongkar. Sehingga ada perubahan pada rencana pekerjaan, inilah yang membuat dananya tidak cukup," kata Camat Mandau, Djoko Edy Imhar saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/1/2016) diruang kerjanya.
Baca Juga:
Selanjutnya, kata Camat, perubahan pekerjaan yang dilakukan rekanan tersebut bermaksud agar lanjutan bangunan 2016 ini bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.
"Karena kalau ada yang sudah lapuk, kayunya tentu harus di ganti, selain itu juga jika ada dinding atau lantai yang rusak tentu harus di perbaiki terlebih dahulu. Bisa jadi saat bagian perencanaan mengusulkan pekerjaan ini, masih mengacu pada hasil pekerjaan akhir tahun 2014 itu. Sementara kondisi terkini bangunan karena tidak ditempati tentunya akan rusak," sebut Djoko lagi.
Namun demikian, lanjutnya, bangunan gedung kantor Lurah Gajah Sakti itu tetap akan dilanjutkan tahun 2017 ini agar bisa dimanfaatkan segera oleh Kelurahan dan masyarakatnya.
"Kita berharap bangunan ini tidak terbengkalai lagi ke depannya. Jangan sampai ada bangunan yang lapuk dimakan waktu karena tidak juga ditempati," ujar Camat. *** (goriau.com)
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
kabarmelayu.com.PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah
Pendidikan
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Polres Rokan Hilir mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan lingkungan di kawasan hutan mangrove di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan