Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Karhutla Terjadi di 10 Kabupaten dan Kota, BPBD Riau Minta Daerah Siapkan Langkah Antisipatif

Redaksi - Selasa, 10 Februari 2026 14:05 WIB
Karhutla Terjadi di 10 Kabupaten dan Kota, BPBD Riau Minta Daerah Siapkan Langkah Antisipatif
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, telah mengumpulkan para kepala BPBD kabupaten/kota di Riau. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya meminta BPBD Kabupaten/Kota untuk dapat melakukan langkah antisipatif menghadapi musim panas.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG, saat ini curah hujan di Riau sudah mulai berkurang, terutama di daerah pesisir.

"Kami sudah melakukan pertemuan dengan para kepala BPBD kabupaten/kota. Kami minta mereka untuk melakukan langkah antisipatif menghadapi perubahan cuaca ke musim panas," katanya.

Baca Juga:

Lebih lanjut dikatakan, saat ini laporan hotspot juga terus mengalami peningkatan di Riau. Bahkan beberapa di antaranya terkonfirmasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Hotspot di Riau saat ini juga terus meningkat. Karena itu kami juga mengimbau daerah yang sudah memenuhi syarat untuk dapat menetapkan status darurat Karhutla," ujarnya.

Baca Juga:

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada pemerintah daerah untuk dapat lebih menjaga lingkungan. Utamanya tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena hal tersebut akan menimbulkan Karhutla dan berpotensi meluas.

"Utamakan sosialisasi kepada masyarakat kondisi cuaca kering seperti ini mudah terjadi kebakaran," ujarnya.

Hingga saat ini pihaknya mencatat sudah ada 10 kabupaten/kota di Riau yang terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada awal tahun ini.

Dari 10 daerah tersebut, total Karhutla seluas 182,76 Hektare. Sebanyak 10 daerah yang sudah terjadi Karhutla tersebut yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kota Dumai dan Pekanbaru.

"Hingga saat ini sudah 10 daerah di Riau yang ditemukan terjadi Karhutla. Total luasan Karhutla 182,76 Ha," katanya.

Untuk Karhutla di Kota Dumai hingga saat ini tercatat seluas 19,52 Ha, Bengkalis 65,51 Ha, Kepulauan Meranti 7,90 Ha, Siak 9,55 Ha, Pekanbaru 11,58 Ha, Kampar 8,50 Ha, Pelalawan 21 Ha, Inhu 1,20 Ha, Inhil 36,50 Ha dan Kuansing 1,50 Ha.

"Dari rincian luasan tersebut, juga ditemukan 848 hotspot atau titik panas dengan jumlah fire spot atau titik api sebanyak 79," tutur Jim.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini 6 Poin Maklumat Forkopimda Riau Terkait Karhutla!
Sumber Air Kian Menipis, Manggala Agni Kuras Lumpur Kanal demi Padamkan Karhutla di Bengkalis
Dibantu Tiga Heli, Tim Gabungan Jinakkan 80 Hektare Karhutla di Bengkalis
Kunjungi Riau, Lembaga Riset Singapura  Bahas Tata Kelola Lingkungan dan Karhutla
90 Personil BPBD Pekanbaru Siaga Antisipasi Karhutla
Setelah 2 dari 7,5 Hektare Karhutla di Kubu Rohil Berhasil Dipadamkan, Muncul Titik Baru di Bangko
komentar
beritaTerbaru