Kontribusi 14,45 persen Produksi Nasional, Pemprov Dorong Hilirisasi Kelapa di Riau
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir yang bekerja di sektor perkebuna
Ekbis
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG, saat ini curah hujan di Riau sudah mulai berkurang, terutama di daerah pesisir.
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan para kepala BPBD kabupaten/kota. Kami minta mereka untuk melakukan langkah antisipatif menghadapi perubahan cuaca ke musim panas," katanya.
Baca Juga:
Lebih lanjut dikatakan, saat ini laporan hotspot juga terus mengalami peningkatan di Riau. Bahkan beberapa di antaranya terkonfirmasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Hotspot di Riau saat ini juga terus meningkat. Karena itu kami juga mengimbau daerah yang sudah memenuhi syarat untuk dapat menetapkan status darurat Karhutla," ujarnya.
Baca Juga:
Selain itu, pihaknya mengimbau kepada pemerintah daerah untuk dapat lebih menjaga lingkungan. Utamanya tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena hal tersebut akan menimbulkan Karhutla dan berpotensi meluas.
"Utamakan sosialisasi kepada masyarakat kondisi cuaca kering seperti ini mudah terjadi kebakaran," ujarnya.
Hingga saat ini pihaknya mencatat sudah ada 10 kabupaten/kota di Riau yang terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada awal tahun ini.
Dari 10 daerah tersebut, total Karhutla seluas 182,76 Hektare. Sebanyak 10 daerah yang sudah terjadi Karhutla tersebut yakni Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kota Dumai dan Pekanbaru.
"Hingga saat ini sudah 10 daerah di Riau yang ditemukan terjadi Karhutla. Total luasan Karhutla 182,76 Ha," katanya.
Untuk Karhutla di Kota Dumai hingga saat ini tercatat seluas 19,52 Ha, Bengkalis 65,51 Ha, Kepulauan Meranti 7,90 Ha, Siak 9,55 Ha, Pekanbaru 11,58 Ha, Kampar 8,50 Ha, Pelalawan 21 Ha, Inhu 1,20 Ha, Inhil 36,50 Ha dan Kuansing 1,50 Ha.
"Dari rincian luasan tersebut, juga ditemukan 848 hotspot atau titik panas dengan jumlah fire spot atau titik api sebanyak 79," tutur Jim.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir yang bekerja di sektor perkebuna
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, kembali dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau untuk m
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau bersama Polres jajaran mengungkap 22 kasus penyalahgunaan serta pe
Hukrim
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru yang telah d
Pemerintahan
AKP Noki Loviko Bikin Pengedar Narkoba KetarKetir, Empat Orang Diringkus
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Usai menggelar kegiatan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 20262027 pada Kamis, 22 Okto
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa pengerjaan Simpang MTQ, Kota Pekanbaru. Mereka bukan cuma menyi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, mengonfirmasi temuan jejak Harimau Sumatra (Pant
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya memastikan masyarakat mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai
Pemerintahan