Rabu, 10 Juni 2026 WIB

Surat Ad Dhuha: Bacaan Latin, Terjemahan, dan Makna yang Terkandung

Harijal - Sabtu, 08 Mei 2021 21:54 WIB
Surat Ad Dhuha: Bacaan Latin, Terjemahan, dan Makna yang Terkandung
Ilustrasi Al Quran (Foto: shutterstock)

SURAT Ad Dhuha merupakan surat ke-93 dalam Al Al Qur`an. Surat ini termasuk golongan surat Makkiyah yang terdiri dari 12 ayat. Arti Ad Dhuha secara makna adalah "waktu matahari sepenggalahan naik". 

Asbabun Nuzul (Sebab Diturunkan) Surar Ad Dhuha

Sebab diturunkannya surat ini setelah beberapa waktu Nabi Muhammad tidak mendapatkan Wahyu dari Allah. Hal tersebut membuat Nabi Muhammad dihina kaum kafir Mekah dengan ucapan "Muhammad sudah tidak dipedulikan Tuhan-Nya".

Baca Juga:

Kemudian Allah menurunkan surat Ad Dhuha sebagai penegasan bahwa Allah sama sekali tidak meninggalkan Nabi Muhammad. Allah bahkan selalu menjaga utusan-Nya tersebut tanpa terputus. 

Surat Ad Dhuha banyak dibaca dan diamalkan pada saat sholat tarawih, sholat berjamaah maupun sendiri. Selain itu, bacaan surat Ad Dhuha dibaca saat sholat Dhuha, yaitu pada matahari terbit hingga menjelang masuknya dhuhur. 

Baca Juga:

Bacaan Latin dan Terjemahan Surat Ad Dhuha

1. Wad duhaa
Demi waktu dhuha (ketika matahari sepenggalah)

2. Wal laili iza sajaa
Dan demi malam apabila telah sunyi

3. Ma wad da`aka rabbuka wa ma qalaa
Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,

4. Walal-aakhiratu Khairul laka minal-uula
Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan,

5. Wa la sawfa y`utiika rabbuka fatardha
Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

6. Alam yajidka yatiiman fa aawaa
Bukankah Asia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),

7. Wa wa jadaka dhallaan fahada
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,

8. Wa wa jadaka `aa-ilan ga aghnaa
dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan,

9. Fa am mal yatiima fala taqhar
Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

10. Wa am mas saa-ila fala tanhar
Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik (nya).

11. Wa Anna bi ni`mati rabbika Fahad dits
Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).

Makna Surat Ad Dhuha

Surat ini secara keseluruhan berisi isyarat perjuangan Nabi Muhammad akan bertambah baik. Di samping itu berisi penjelasan larangan menghina anak yatim dan menghardik orang yang minta-minta.

Di akhir surat ini juga terdapat perintah untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah. 

Itulah penjelasan mengenai Surat Ad Dhuha beserta bacaan latin, terjemahan dan makna yang terkandung di dalamnya. Semoga bermanfaat.

(sumber: suara.com)

SHARE:
beritaTerkait
Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan
Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam
Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil
Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru
Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur
Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan
komentar
beritaTerbaru