Sambu Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI Riau
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pulau Sambu
Sosial
SURAT Ad Dhuha merupakan surat ke-93 dalam Al Al Qur`an. Surat ini termasuk golongan surat Makkiyah yang terdiri dari 12 ayat. Arti Ad Dhuha secara makna adalah "waktu matahari sepenggalahan naik".
Asbabun Nuzul (Sebab Diturunkan) Surar Ad Dhuha
Sebab diturunkannya surat ini setelah beberapa waktu Nabi Muhammad tidak mendapatkan Wahyu dari Allah. Hal tersebut membuat Nabi Muhammad dihina kaum kafir Mekah dengan ucapan "Muhammad sudah tidak dipedulikan Tuhan-Nya".
Baca Juga:
Kemudian Allah menurunkan surat Ad Dhuha sebagai penegasan bahwa Allah sama sekali tidak meninggalkan Nabi Muhammad. Allah bahkan selalu menjaga utusan-Nya tersebut tanpa terputus.
Surat Ad Dhuha banyak dibaca dan diamalkan pada saat sholat tarawih, sholat berjamaah maupun sendiri. Selain itu, bacaan surat Ad Dhuha dibaca saat sholat Dhuha, yaitu pada matahari terbit hingga menjelang masuknya dhuhur.
Baca Juga:
Bacaan Latin dan Terjemahan Surat Ad Dhuha
1. Wad duhaa
Demi waktu dhuha (ketika matahari sepenggalah)
2. Wal laili iza sajaa
Dan demi malam apabila telah sunyi
3. Ma wad da`aka rabbuka wa ma qalaa
Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,
4. Walal-aakhiratu Khairul laka minal-uula
Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan,
5. Wa la sawfa y`utiika rabbuka fatardha
Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.
6. Alam yajidka yatiiman fa aawaa
Bukankah Asia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),
7. Wa wa jadaka dhallaan fahada
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,
8. Wa wa jadaka `aa-ilan ga aghnaa
dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan,
9. Fa am mal yatiima fala taqhar
Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.
10. Wa am mas saa-ila fala tanhar
Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik (nya).
11. Wa Anna bi ni`mati rabbika Fahad dits
Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).
Makna Surat Ad Dhuha
Surat ini secara keseluruhan berisi isyarat perjuangan Nabi Muhammad akan bertambah baik. Di samping itu berisi penjelasan larangan menghina anak yatim dan menghardik orang yang minta-minta.
Di akhir surat ini juga terdapat perintah untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah.
Itulah penjelasan mengenai Surat Ad Dhuha beserta bacaan latin, terjemahan dan makna yang terkandung di dalamnya. Semoga bermanfaat.
(sumber: suara.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pulau Sambu
Sosial
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mengumumkan penyelenggaraan PWI Fest 2026 yang akan digelar pada 4 5 De
Sosial
Dua siswa UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar sukses menorehkan pres
Pendidikan
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Kesuburan Tanaman Jagung
Lingkungan
Kapolda Riau Berikan Penghargaan kepada 133 Personel dan Mitra, Tekankan Polisi Harus Peduli, Peka, dan Humanis
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk segera men
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengimbau para alumni SMA Negeri dan SMK Negeri di seluruh Riau, khususn
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komitmen Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Inhil Samsuri Daris ST MT memperjuangkan aspirasi masyarakat, membuahk
Parlemen