Sambu Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI Riau
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pulau Sambu
Sosial
ALHAMBRA dalam Bahasa Arab berarti istana merah. Mungkin dinamakan seperti itu karena rona merah dan dinding yang mengelilingi bukit La Sabicalah yang membuatnya tampak merona.
Istana ini dibuat awalnya untuk tujuan militer. Alhambra atau Alcazaba atau yang berarti benteng ialah sebuah istana dan kota kecil yang menyatu dalam satu lokasi. Sehingga ada banyak ciri khas yang terdapat di Alhambra pada monumennya.
Bangunan yang jadi tempat tinggal para raja sampai abad ke 13 ini, sudah dibangun sejak abad ke 9. Adapun raja-raja pertama yang pertama menghuni Granada ialah Zirites. Ia memiliki sebuah istana yang dibangun di atas bukit Albaicin. Melansir laman resmi Andalucia, Selasa (12/9/2017), orang-orang Nasrani membangun Alhambra mulai 1238.
Baca Juga:
Istana Alhambra kemudian direnovasi oleh penguasa Muslim Granada pada akhir pemerintahan Muslim Spanyol oleh Yusuf I pada 1330an. Beberapa kali Alhambra juga diperbaiki bangunannya, pertama dilakukan oleh Muhammad Al-Ahmar yang akhirnya diselesaikan oleh anaknya Muhammad II, lalu penggantinya pun melakukan perbaikan. Putra dari Muhammad V, melengkapi keindahan istana dengan Cuarto de los Leones, serta kamar dan benteng lainnya.
Pada 1492, Granada jatuh ke kekuasaan Kristen. Istana tersebut merupakan benteng terakhir Andalusia sebelum jatuh ke tentara Katolik Raja Spanyol, Ferdinand dan Ratu Isabella.
Baca Juga:
Sejarah juga mencatat, Alhambra kemudian menjadi pengadilan Kristen. Pengalih fungsian tersebut terjadi sesudah Raja Ferdinand dan Isabel menaklukan Kota Granada. Kemudian, raja membangun berbagai struktur untuk warga sipilnya, termasuk membangun gereja dan biara.
Waktu berlalu, hingga terjadi hal yang mengejutkan di Al-Hambra. Setelah hampir 5 abad alias 500 tahun, Istana Alhambra yang berada di Spanyol belum pernah lagi terdengar adzan, akhirnya pada 7 September 2017 lalu, istana kembali digemakan adzan.
Adzan kembali terdengar dan digemakan oleh Al Nass di istana dan hal tersebut telah dibagikan oleh kurang lebih satu juta kali sejak diunggah dalam akun facebook pribadi miliknya. Al Nass dengan merdu menggemakan adzan.
Dengan meletakkan telapak tangannya di wajah bagian kanan, Al Nass tidak ragu menyelesaikan adzannya. Hal yang dilakukan oleh Al Nass membuat turis-turis di sekitarnya memperhatikan, semua mata tertuju pada pria yang mengenakan kemeja putih tersebut. Momen yang sangat langka itu pun menarik beberapa turis untuk mengabadikannya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pulau Sambu
Sosial
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mengumumkan penyelenggaraan PWI Fest 2026 yang akan digelar pada 4 5 De
Sosial
Dua siswa UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar sukses menorehkan pres
Pendidikan
Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Gagalkan Jaringan Internasional
Hukrim
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Kesuburan Tanaman Jagung
Lingkungan
Kapolda Riau Berikan Penghargaan kepada 133 Personel dan Mitra, Tekankan Polisi Harus Peduli, Peka, dan Humanis
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk segera men
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengimbau para alumni SMA Negeri dan SMK Negeri di seluruh Riau, khususn
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komitmen Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Inhil Samsuri Daris ST MT memperjuangkan aspirasi masyarakat, membuahk
Parlemen